Institut Agama Islam (IAI) Abdullah Said adalah Pendidikan Tinggi Hidayatullah (PTH) yang lahir berdasarkan keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Kementrian Agama RI Nomor 5461 Tahun 2017. Kehadiran IAI Abdullah Said Batam di Kepri sebagai kampus miniatur peradaban Islam (Islamic civilization).
Hal yang mendasari desain pengelolaan akademiknya adalah tripatrik kosmos civilization atau theo-anthropocentris yaitu merelasikan nilai-nilai Ilahiyah/ Ketuhanan, kemanusiaan dan kealaman menjadi satu keilmuan yang harus dikuasai dengan mengintegrasikan (menyatukan) keilmuan baik ilmu Ketuhanan (ulumuddin), Kealaman (natural-science) dan Kemanusiaan (social-humanities).
IAIAS Batam secara tegas menolak sekularisasi (pemisahan) keilmuan yang mengakibatkan diskrimnatif terhadap ilmu-ilmu itu sendiri.
Maka dengan kesadaran tersebut IAI Abdullah Said Batam dalam disiplin Ilmu membuka beberapa fakultas yaitu Pendidikan, Hukum dan Bisnis dengan program studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) lulusan diberi gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd), Bimbingan Konseling Islam (BKI) lulusan diberi gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd), Hukum Keluarga (HK) lulusan diberi gelas Sarjana Hukum (S.H.), Hukum Pidana Islam (HPI) lulusan diberi gelar Sarjana Hukum (S.H.), Akuntasi Syariah (ASy) lulusan diberi gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) dan Manajemen Bisnis Syariah (MBS) lulusan diberi gelar Sarjana Ekonomi (S.E.).
Tentu dalam perkuliahan IAIAS Batam tidak hanya melakukan transfer of knowledge (pengetahuan, sains dan teknologi) saja namun juga transfer of values (akhlak, spiritualitas, moralitas, etika dan norma). Dan berikut visi-misi Institut Agama Islam Abdullah Said Batam