Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan (ITB-AD) merupakan perubahan bentuk institusi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan (STIEAD) yang disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI Nomor: 882/KPT/I/2018. _n_ STIEAD sendiri merupakan pengembangan institusi dari Akademi Keuangan dan Perbankan Muhammadiyah (AKPM). Sebelum AKPM bernama Akademi Bank Muhammadiyah (ABM) yang didirikan pada 1 Januari 1968. Perubahan dari Akademi Bank Muhammadiyah ke Akademi Keuangan Perbankan Muhammadiyah terjadi pada 1985 berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud Republik Indonesia Nomor: C331/0/1985 dengan status akreditasi Disamakan. _n_ Dalam pendirian ABM, ikut berperan aktif beberapa tokoh nasional terkemuka yang sangat concern terhadap kondisi perekonomian umat Islam di Indonesia, di antaranya Mr. Sjafruddin Prawiranegara (mantan Gubernur Bank Sentral/BI dan mantan Presiden PDRI), Prof. Dr. M. Arsjad Anwar, MBA (mantan Deputi BAPPENAS RI), serta Drs. Sofjan Tandjung (mantan fungsionaris DPP IMM). Dukungan dari ketiga tokoh ini tentu saja sangat berarti dalam proses dan perkembangan ABM selanjutnya. _n_ Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin maju dan percaturan global yang semakin kompetitif, serta dalam upaya Pengembangan AKPM Jakarta, pada 25 Februari 1998 AKPM Jakarta mengembangkan diri menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ahmad Dahlan Jakarta. Pengembangan bentuk ini dinyatakan dalam Surat Keputusan Dirjen Dikti Depdikbud Republik Indonesia Nomor 60/DIKTI/1998. STIE Ahmad Dahlan Jakarta telah memiliki status Terakreditasi pada Badan Akreditasi Nasional Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, sebagaimana dinyatakan dalam Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Nomor: 019/BAN-PT/AK-IV/VII/2000. _n_ ITB Ahmad Dahlan menyadari bahwa perkembangan teknologi dewasa mendisrupsi ilmu ekonomi dan bisnis dengan pelbagai variannya adalah bidang-bidang yang selalu dibutuhkan dan tetap eksis sepanjang kehidupan manusia dengan berbagai bentuk dan perubahannya. Karenanya, ITB Ahmad Dahlan didedikasikan untuk masyarakat luas guna menjawab tantangan zaman yang semakin maju, terutama dalam bidang ekonomi. Peran aktif ITB Ahmad Dahlan dalam membangun masyarakat dalam berbagai bentuknya tidak lepas dari spirit perjuangan K.H. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) serta didorong oleh cita-cita luhur Muhammadiyah. Kini usia ITB Ahmad Dahlan Jakarta telah lebih dari 50 tahun, dan selama waktu tersebut telah berkiprah dalam membina terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil, makmur, sejahtera dunia-akhirat di bawah limpahan ridha Allah SWT. _n_ Sejak berdirinya hingga saat ini tercatat lebih dari 40.000 alumni yang telah menyelesaikan studinya di ITB Ahmad Dahlan. Banyak di antaranya yang telah sukses berkarier di berbagai instansi, Bank-bank Pemerintah, Bank-bank Swasta, Lembaga-lembaga Bisnis dan Keuangan, dan Perusahaan-perusahaan Nasional. Di samping itu, banyak pula alumni yang senantiasa menekuni kegiatan intelektual sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi dan sebagai peneliti bidang ekonomi-sosial di lembaga-lembaga penelitian. Sebagian yang lain menekuni bidang kewirausahaan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan menjadi pengusaha yang berhasil. Semoga kehadiran ITB Ahmad Dahlan senantiasa memberi manfaat bagi kemanusiaan dan kehidupan luas.