Sedang merasa kehilangan semangat untuk belajar? Tenang. Kehilangan semangat karena jenuh belajar atau lelah adalah hal yang wajar. Asalkan kamu tidak berlarut-larut, masalah hilangnya semangat belajar bahkan bisa membuatmu lebih produktif ketika semangatmu sudah kembali. Ketika kamu merasa lelah belajar, ambil jeda waktu untuk beristirahat sejenak sebelum mulai belajar lagi.
Salah satu cara termudah yang bisa dilakukan untuk memotivasi belajar adalah dengan menonton film bertema pendidikan atau yang bisa membangkitkan semangat belajar. Kamu bisa memilih jenis film dengan aktor atau aktris yang sudah kamu kenal ataupun dengan membaca resensi filmnya terlebih dahulu. Sebagai referensi, berikut adalah judul-judul film yang membuatmu semangat belajar!

Tidak suka belajar matematika? Film “A Beautiful Mind” bisa menjadi sarana untuk memotivasimu kembali. Film ini diangkat dari kisah nyata John Forbes Nash, seorang ahli matematika yang jenis namun menyandang skizofrenia. Penyakit yang membuatnya sering berhalusinasi ini cukup mengganggu, bahkan membuat Nash yakin bahwa ia memiliki tiga orang teman yang ternyata adalah hasil halusinasinya saja.
Nash diberi obat untuk mengatasi gangguan tersebut, tetapi ia memutuskan tidak mengonsumsinya karena mengganggu kemampuan berpikir. Pada akhirnya, ketika Nash tidak meminum obat, khayalan dan realitas bercampur menjadi satu. Ia pun berusaha keras menghadapinya dengan kekuatannya sendiri dan dibantu dukungan sang istri, hingga mampu meraih nobel. Pelajaran dari film terbaik ini sangat banyak, seperti perlunya usaha gigih agar sukses, berpikir out of the box, memilih partner yang tepat untuk mensupport, hingga kepercayaan untuk bisa mengatasi segala hambatan.

Film yang dirilis tahun 2010 ini sebenarnya adalah film drama komedi satire. Cerita film mencoba mengangkat fenomena yang terjadi di Indonesia dengan tokoh bernama Muluk. Meskipun sudah lulus kuliah, Muluk tidak kunjung mendapatkan pekerjaan hingga dua tahun sejak kelulusannya. Pelajaran yang bisa dipetik dari film ini sangat beragam, seperti proses pendidikan di Indonesia, biaya sekolah, tenaga pendidik, hingga tingkat pengangguran. Setelah menonton film ini, pandangan terhadap dunia pendidikan pun akan semakin luas.

Film dokumenter Apollo 11 sangat cocok ditonton anak-anak hingga orang dewasa meskipun tidak terlalu tertarik dengan kehidupan luar angkasa. Apollo 11 menceritakan perjalanan seorang manusia yang pertama kali menginjakkan kaki di bulan. Selama film, kamu akan disuguhkan persiapan astronot menjalani misi utamanya, masuk ke dalam pesawat ulang-alik dan menyaksikan proses pesawat tersebut lepas landas. Selain mendapatkan hiburan dari menonton film, kamu juga akan diajak merasakan perjalanan keliling dunia, pergi ke luar angkasa, hingga di permukaan bulan. Setelah menonton, semangat untuk belajar tentang dunia yang lebih luas pun bisa muncul.

Film “Back to The Future” termasuk film lama yang sudah dirilis sejak tahun 1985. Tema fiksi ilmiah yang diangkat tentang perjalanan waktu sangat seru untuk diikuti. Apalagi pada film ini terselip unsur komedi yang membuat film tidak membosankan. Tokoh utamanya yang masih remaja mengalami konflik ketika melakukan perjalanan waktu ke masa lalu dan harus memperbaikinya sebelum sejarah masa depan berubah. Setelah menonton film ini, bukan tidak mungkin kamu termotivasi untuk menciptakan hal-hal besar yang dianggap sebagai alat ajaib.

Siapa yang tidak kenal dengan ilmuwan Albert Einstein dari Jerman? Film berjudul “Einstein dan Eddington” menceritakan dua orang ilmuwan yang salah satunya adalah Sir Arthur Eddington. Mereka memiliki pandangan yang berbeda tentang konsep gravitasi yang dikemukakan Newton. Selama menonoton film, kamu juga akan diajak merasakan pengalaman berada di tengah suasana Perang Dunia I. Ada banyak pelajaran yang bisa kamu petik dari film ini, seperti etos kerja para ilmuwan, cara mereka menyelesaikan masalah, dan semangatnya untuk tetap mencari tahu jawaban dari rasa penasarannya.

Sosok Kartini dikenal sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia. Usahanya untuk menyetarakan derajat perempuan dengan laki-laki sangat tergambar dalam film ini. Perempuan yang dilarang mengenyam pendidikan tinggi menjadi masalah utama yang diselesaikan oleh Kartini. Motivasimu untuk belajar akan muncul setelah menonton film ini. Sebab, zaman dulu untuk bisa mendapatkan akses pendidikan adalah hal yang sulit. Ketika kamu mendapatkan kesempatan emas untuk bisa sekolah dan mengenyam pendidikan, apakah kamu akan menyia-nyiakannya?

Film “Laskar Pelangi” pernah meledak di pasaran karena diadaptasi dari novel kisah nyata Andrea Hirata. Selama menonton film ini, kamu akan diajak menyaksikan perjuangan anak-anak di Pulau Belitung untuk mengakses pendidikan hingga perjuangan gurunya. Penokohan di dalam cerita pun sangat kuat dengan berbagai latar belakang, sehingga ceritanya tidak membosankan. Konflik ketika sekolah yang digunakan anak-anak belajar hampir ditutup membuat alur cerita semakin seru. Untungnya setiap anak memiliki semangat tinggi, sehingga mereka bisa menyelamatkan sekolah.

Pernah menonton film “Mimpi Ananda Raih Semesta”? kamu akan dibawa ke dalam cerita tentang perjuangan ibu demi keberhasilan anaknya. Kehidupan mereka di Gunung Kidul membuat sang ibu yang buta huruf harus berjuang agar anaknya mengenyam pendidikan lebih layak darinya. Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil karena sang anak memperoleh gelar master dari perguruan tinggi ternama dunia.

Perjuangan anak-anak dari daerah untuk tetap menjaga semangatnya menuntut ilmu patut diteladani. Pada film ini, diceritakan kehidupan tokoh di pulau Muna, Sulawesi Tenggara. Tinggal di tempat yang minim air tidak membuat semangat mereka surut karena sebelum berangkat sekolah, tokoh utama mandi menggunakan air embun di kebun singkong. Film semakin menarik tatkala perjuangan meraih mimpi ke Eropa bisa terwujud, kemudian kembali ke Indonesia untuk memperjuangkan pendidikan, keadilan, dan kebenaran. Ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari film yang dirilis tahun 2016 ini sekaligus membangkitkan kembali semangat belajarmu.

Film “Sepatu Dahlan” tergolong film dokumenter tentang masa kecil dan kehidupan Dahlan Iskan. Kehidupan yang tidak mudah membuat Dahlan bersemangat memperbaiki nasib serta mewujudkan mimpinya. Dimulai dari perjuangan membeli sepatu, ia berusaha memutus rantai kemiskinan keluarganya dan menjadi sukses. Film ini tidak hanya bercerita tentang perjuangan Dahlan menempuh pendidikan saja, tetapi juga usaha kreatifnya dalam keterbatasan, serta kisah persahabatannya.

Sutradara film Aamir Khan memiliki reputasi yang bagus dalam membuat film, termasuk “Taare Zameen Par”. Film berdurasi lebih dari 2,5 jam ini menceritakan kehidupan tokoh utama yang sulit belajar karena tidak bisa menghafalkan angka dan huruf. Akibatnya, ia tertinggal dari teman-teman sebaya, bahkan kakak kandungnya. Namun, di balik kekurangannya tersebut, tokoh utama memiliki sifat imajinatif, ceria, dan ekskpresif yang justru bisa mengantarkannya pada kesuksesan. Film tentang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) ini bisa menambah sudut pandang kita terhadap kecepatan belajar. Orang yang lambat belajar bukan berarti bodoh, tetapi membutuhkan edukasi yang tepat.

Film tentang matematikawan, Srinivasa Ramanujan, adalah tokoh penting dalam dunia matematika. Perjalanan Srinivasa dalam belajar dan berusaha mendapatkan karir sesuai passionnya sangatlah berliku, apalagi akses pendidikan yang didapatkannya sangat terbatas. Nasib Srinivasa kemudian berubah ketika ia mendapatkan pekerjaan di bidang akuntansi, kemudian bakatnya dalam matematika diketahui petinggi di kantor tersebut. Perjuangan Srinivasa dimulai ketika seorang profesor dari Cambridge mengundangnya untuk menunjukkan bukti-bukti temuan Srinivasa. Selain menceritakan perjuangan keras seorang ilmuwan, film ini juga menyoroti kehidupan Srinivasa dan istrinya yang tidak disetujui orang tua.

Kehidupan dan perjuangan Fisikawan terkenal di dunia, Stephen Hawking diceritakan dalam film “The Theory of Everything”. Saat remaja, Hawking mengalami penurunan kesehatan yang membuatnya lumpuh. Meskipun ia hanya isa menggerakkan kepala dan tangan, serta berada di kursi roda, kekurangan tersebut tidak membuatnya menyerah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan.
Apakah semangat belajarmu kembali setelah menonton salah satu dari 13 film motivasi belajar, film yang akan membuat kamu semangat belajar?. Motivasi belajar terbaik memang datang dari dalam diri sendiri. Namun, ada kalanya motivasi diri sendiri menurun, sehingga perlu diberi motivasi dari luar. Luangkan waktu untuk menonton film di atas pada akhir pekan dan jangan lupa catat pelajaran penting apa yang bisa kamu dapatkan setelah menonton film tersebut. Selamat menonton!
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus