Terutama di usia dewasa, siapa sih yang gak pernah merasa stres? Baik urusan pekerjaan, hubungan dengan orang lain, maupun tugas-tugas rumah tangga bisa menjadi sumber ketegangan psikis. Meski biasa dialami siapa pun, makin sering dan parah stres yang dirasakan tentu akan sangat menurunkan kebahagiaan kita. Kita jadi gak bisa menikmati hidup, merespons apa pun secara negatif, dan itu memperburuk segalanya.
Agar kita gak terjebak dalam kondisi seperti ini, ada 7 cara yang bisa diterapkan. Catat dan lekas dipraktikkan ya!

Unsplash.com/keanumark
Tentu gak semua sumber stres perlu dihindari. Kita juga belajar untuk menyesuaikan diri dan mengatasi berbagai masalah, kan? Namun bila sumber stresnya ialah perkara yang terlalu rumit, sudah begitu sering coba diatasi tetapi tetap gak bisa, menjaga jarak darinya lebih baik.
Biasanya, perkara begini melibatkan terlalu banyak orang yang masing-masing begitu keras kepala. Bahkan bisa berlangsung bertahun-tahun sehingga terus terlibat di dalamnya tak ubahnya terjerat benang kusut.
Harus diakui, kita gak sehebat itu. Daripada kesejahteraan psikis dikorbankan, lebih baik menjauh dan belajar bersikap masa bodoh.

Unsplash.com/giulianodipaolo
Ada yang memang suka menunda-nunda penyelesaian masalah, ada pula yang cenderung gak sabaran. Inginnya masalah yang muncul saat ini, diselesaikan saat ini juga. Bagus sebenarnya, hanya bila memang memungkinkan.
Namun jika masalahnya terbilang berat, mengambil waktu untuk terlebih dahulu menenangkan diri akan lebih bijaksana. Ketergesa-gesaan membuat pikiran kita mudah keruh, cepat emosi, dan merasa semua jalan buntu.

Unsplash.com/yoelpeterson
Tentu ada kalanya kita butuh teman untuk membicarakan masalah-masalah kita. Sekadar ingin didengarkan atau memang membutuhkan saran. Namun pastikan kita gak lantas mengumbar masalah pada sembarang orang.
Sebab siapa saja yang mendengar permasalahan kita akan memengaruhi apa saja masukan yang diterima. Jika kita hanya membicarakannya dengan orang-orang yang tepercaya, mereka akan memberikan saran yang bisa dipertanggungjawabkan.
Sebaliknya, asal-asalan memilih teman curhat besar kemungkinan akan mendatangkan saran yang asal-asalan pula. Pun bila masalahnya termasuk yang perlu dirahasiakan, nanti malah bocor ke mana-mana dan membuat kita makin stres.

Unsplash.com/mrleecanburn
Tanpa bermaksud mengecilkan kemampuan kita, nyatanya sebagai manusia kita selalu dihadapkan dengan batas. Ya, semua ada batasnya. Termasuk energi kita. Inilah yang kerap kita abaikan sebagai manusia dewasa dengan segala kesibukannya.
Kita ingin terus maju dan menggempur. Suatu usaha keras demi apa pun yang ingin kita raih. Inilah yang pada akhirnya membuat kita tumbang. Baik secara fisik maupun psikis. Kita butuh istirahat, gak bisa gak.

Unsplash.com/iamalmusic
Apa pun yang dikatakan orang lain boleh menjadi bahan pertimbangan. Tetapi kita harus tetap lebih memercayai diri sendiri. Mudah termakan omongan orang yang negatif adalah salah satu sumber stres yang sering dialami siapa pun.
Mereka boleh mengatakan apa saja. Namun kita harus tetap menyaringnya. Mana yang perlu dipikirkan lebih lanjut karena akan mendatangkan kebaikan. Mana yang sebaiknya diabaikan saja karena hanya berisi kedengkian, informasi yang gak akurat, atau sekadar menakut-nakuti.

Unsplash.com/idellamaeland
Di tengah upaya terbaik kita, sering kali tanpa sadar kita mulai berusaha mengendalikan segalanya. Kita gak lagi puas hanya dengan berproses melainkan terlalu ingin memastikan hasil.
Akibatnya, kita selalu dalam keadaan ketar-ketir selama masa menunggu. Lalu akan menjadi sangat tertekan ketika hasil yang amat diharapkan tak menjadi kenyataan. Maka kita perlu sering-sering mengingatkan diri.
Bahwa segala yang gak sesuai dengan keinginan kita bukanlah sesuatu yang salah. Sejauh kita sudah berusaha maksimal, kita gak perlu lagi mempertanggungjawabkan apa pun. Berhentilah memberati diri dengan beban yang gak perlu.

Unsplash.com/jimjacob
Kebutuhan akan me time atau waktu untuk diri sendiri gak bisa dianggap remeh. Kita butuh jeda bukan hanya dari aktivitas melainkan juga dari orang-orang. Bahkan sekalipun kita ekstrover.
Gak perlu lama karena itu juga gak mungkin, kan? Terlebih saat kita sudah memiliki anak-anak yang harus diawasi. Namun pastikan ada waktu barang sebentar untuk kita benar-benar menikmati sesuatu. Duduk di beranda sambil membaca satu bab dari novel favorit dan menikmati teh, misalnya.
Stres memang gak bisa sepenuhnya dihindari. Namun kita masih bisa mengelolanya agar kualitas hidup kita tetap terjaga.
Sumber : Idntimes.com
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus