Gak usah minder ini alasan kenapa kamu harus bangga jadi lulusan D3

person
tag
eduCampus
visibility
1028

 

 

Memutuskan kuliah di program diploma memang agak berat awalnya. Di antara kamu yang anak D3 pasti pernah mengalami kebimbangan soal status tingkat pendidikanmu. Sebab, dogma yang berada di masyarakat mengenai lulusan D3 kurang baik. Bahkan orang tua kita pun banyak berpikir kalau orang sukses di masa depan modalnya gelar sarjana. Pemikirannya jelas sempit. Nyatanya, kita juga bisa lihat sendiri banyak lulusan S1 yang gak langsung dapet kerja.

Nah, buat kamu yang rezekinya di D3, jangan patah arang dan ngerasa kalah sama temen-temen yang dari S1. Kali ini, Hipwee mau mengajak kamu mawas diri kalau kamu beruntung telah berkuliah di jurusan D3. Cekidot!

1. Dengan kuliah di program D3, skill-mu lebih terasah. Dan jadi individu yang siap masuk dunia kerja.

Program vokasi UGM.

Seseorang lulusan diploma akan lebih siap memasuki dunia kerja dibanding S1. Kenapa demikian? Sebab, selama kuliah, lulusan D3 digodog dengan matang lewat kuliah-kuliah prakteknya. Belajar di luar kelas pun bukan jadi hal yang aneh. Tapi bukan berarti pengetahuan teori dari anak D3 gak ada. Beban belajar mahasiswa D3 biasanya 40%-nya mencakup tentang teori. Sisanya praktek.

2. Di saat mahasiswa S1 mabuk dengan teori, mahasiswa D3 asik dengan praktik. Pengalaman mereka jelas jauh lebih kaya.

Banyak praktek

Jangan pernah kecewa dengan pilihanmu untuk mengenyam pendidikan di tingkat D3. Kamu harus bangga. Saat teman-teman S1 banyak dijejali dengan teori-teori, kamu anak D3 udah punya bekal buat turun ke dunia kerja.

Kamu juga bisa menambah atau mengasah soft skill dengan mengikuti organisasi atau unit kegiatan mahasiswa. Selain bisa itu, kamu juga bisa nambah banyak teman.

3. Nggak perlu malu mengakui kamu lulusan diploma, lowongan kerja untuk tenaga terampil juga banyak.

Yang penting terus berusaha.

Kamu gak perlu risau kalau bingung soal masa depan. Toh lowongan kerja untuk tenaga terampil banyak dibutuhkan banyak perusahaan. Justru ketrampilanmu sangat dibutuhkan nantinya. Kalau tak percaya buka aja portal lowongan kerja.

4. Kalau kata Rektor UI sih, anak D3 lebih siap buat hadapi MEA.

Tuh dengerin kata Rektor UI.

 

Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met., pernah bilang kalau program vokasi (diploma) sejalan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang membutuhkan tenaga terampil. Anis malah menyesalkan jika lulusan vokasi terburu – buru mengambil keputusan melanjutkan program S1 karena tidak percaya diri hanya bergelar D3.

5. Toh, jadi lulusan D3 tidak akan menghalangi kamu meraih kesuksesan yang lebih tinggi di masa depan. Asal tekad dan usaha berjalan beriringan.

Bos.

 

Nyatanya tinggi rendahnya tingkat pendidikan seseorang gak selalu jadi penentu sukses atau tidak. Nggak perlu malu kalau kamu lulusan diploma. Lulusan diploma pun bisa jadi orang sukses bahkan bisa jadi bos. Kalau kamu masih niat untuk menambah ilmu, kamu bisa lanjut ke jenjang Strata-1 atau kamu juga bisa langsung kerja.

Masa depan yang cerah tak mustahil kamu dapatkan, asal upaya yang kamu lakukan terus tiada henti tanpa letih.

Ingat, dengan gelar diploma di tangan kamu sudah punya kemampuan untuk terjun langsung ke lapangan. Di saat bersamaan, kamu juga sudah punya bekal untuk masuk lagi ke dunia perkuliahan dan memperdalam ilmu yang kamu dapat di diploma.

Edunitas Author:
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus