Growth Mindset, pola pikir orang-orang sukses

person
tag
eduCareer
visibility
690

Tak perlu ditanya, semua orang tentu ingin sukses dalam hidupnya. Tapi sayangnya, sukses bukan hal yang mudah diraih. Perlu tekad baja, perjuangan dan strategi untuk meraih kesuksesan. Beberapa orang percaya bahwa sukses hanya bisa diraih oleh kamu yang beruntung dan bertalenta. Benarkah begitu?

Seorang professor ilmu psikologi dari Stanford University, Carol Dweck mengkategorikan dua tipe orang berdasarkan cara berpikirnya: Orang dengan growth mindset atau fixed mindset. Ternyata, orang yang sukses memiliki kesamaan satu sama lain: Growth mindset.

Seseorang dengan fixed mindset cenderung beranggapan bahwa karakter, intelijensi dan kreativitas kita adalah bakat alami yang tidak bisa dikembangkan. Beda dengan mereka yang memiliki growth mindset, mereka percaya bahwa kekurangan dan kesalahan di masa lalu bisa diperbaiki. Bahkan dengan usaha keras dan kemauan belajar, kualitas dan keterampilan individu bisa diraih.

Faktanya, growth mindset ini bisa dilatih, lho. Jadi, semua orang bisa mengubah mindset, bila kita mau memulai. Seperti apa, sih growth mindset ini?

1. Mau menerima kekurangan diri

Growth Mindset, Pola Pikir yang Cuma Diterapkan Orang-orang Sukses

Siapa yang tidak punya kekurangan? Minder dengan kekurangan yang kita punya tidak akan membuat kita maju. Terus-terusan menyesali kelemahan bisa menghalangi kesuksesan yang akan datang. Ubahlah kekurangan menjadi kekuatanmu untuk maju.

Caranya? Kenali dulu potensi dan kelemahan yang kamu miliki. Syukuri kelebihanmu, lalu fokus untuk mengembangkannya menjadi keterampilan baru yang bermanfaat. Sedangkan untuk kekurangan, sebaiknya kamu siapkan strategi untuk menghadapinya. Supaya kekurangan ini tidak menghalangimu untuk sukses.

2. Menganggap tantangan adalah peluang emas untuk berkembang

Growth Mindset, Pola Pikir yang Cuma Diterapkan Orang-orang Sukses

Masalah dan kesulitan dalam hidup pasti ada, seperti tembok yang menghalangimu mencapai tujuan. Tapi jangan jadikan masalah dan kesulitan itu sebagai alasan untuk berhenti berjuang dan mencoba, ya!

Mereka yang punya growth mindset, paham betul kalau masalah itu adalah tantangan yang harus dihadapi untuk meng-upgrade kualitas diri. Alih-alih berputus asa, mereka tidak ragu memutar otak dan bekerja keras untuk menghadapi kesulitan itu. Bila sulit menghadapinya sendiri, mereka juga tidak malu untuk bertanya dan meminta bantuan orang lain.

3. Tidak ada kegagalan, yang ada hanya terus belajar

Growth Mindset, Pola Pikir yang Cuma Diterapkan Orang-orang Sukses

Takut gagal itu wajar. Tapi bila kamu tidak berani meraih impian karena takut gagal, maka bisa jadi kamu punya fixed mindset, lho! Seseorang dengan growth mindset, cenderung mau mengambil risiko dan berani gagal. Hal ini karena mereka menganggap kegagalan adalah suatu pelajaran berharga untuk bisa sukses.

Seperti pepatah, kegagalan adalah awal dari kesuksesan. Makanya, orang dengan growth mindset tidak mudah terpuruk dan cepat bangkit dari kegagalan.

4. Nikmati dan hargai kerja keras baru kemudian lihat hasilnya

Growth Mindset, Pola Pikir yang Cuma Diterapkan Orang-orang Sukses

Hasil akhir dari suatu pekerjaan memang penting. Tapi, usaha dan kerja keras yang dituangkan saat meraih hasil tersebut lebih penting. Pemilik growth mindset mengetahui hal ini dan fokus pada usaha untuk meningkatkan kemampuan dibandingkan pada hasil akhirnya saja. Mereka percaya bahwa dengan usaha keras dan strategi yang tepat, hasil yang memuaskan akan mengikuti.

Orang-orang seperti ini tidak akan terjebak rasa senang dipuji karena dianggap pintar atau berprestasi. Namun, mereka lebih bahagia bila kemampuan dan kerja keras merekalah yang diapresiasi. 

5. Mengatakan “belum bisa”, daripada “tidak bisa”

Growth Mindset, Pola Pikir yang Cuma Diterapkan Orang-orang Sukses

Fixed mindset dan growth mindset melihat tantangan baru dengan cara yang berbeda. Jika memiliki fixed mindset, kamu akan meragukan kemampuanmu untuk belajar. Sehingga hal baru yang tampak sulit sering dianggap “tidak bisa” untuk dilakukan.

Dengan growth mindset, kamu terbiasa menyalurkan usaha dan tenaga untuk belajar hal baru. Maka, secara tidak langsung, kamu lebih berani untuk mengatakan “belum bisa” dan belajar untuk menghadapi tantangan baru. Inilah yang membedakan, kemauan mereka untuk belajar.

6. Lebih realistis, belajar dan menambah keterampilan itu butuh waktu

Growth Mindset, Pola Pikir yang Cuma Diterapkan Orang-orang Sukses

Harus diakui, untuk bisa sukses dibutuhkan proses yang tidak sebentar. Bisa jadi kamu butuh waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun. Selama itu pula kamu akan menghabiskan waktu untuk terus berusaha dan belajar. Dengan growth mindset kamu menyadari betul hal ini dan mau bersabar untuk belajar dan mendapat keterampilan baru.

Kenyataannya, tidak ada kesuksesan yang diraih dengan instan. Jangan sampai kita terjebak dalam fixed mindset dan melakukan segala macam cara bahkan sampai berbuat curang demi mendapat kesuksesan yang semu.

Nah, itu dia contoh growth mindset yang bisa kamu latih. Tidak ada kata terlambat, kok untuk punya growth mindset. Semua bisa dimulai dari tekad dan kemauan diri untuk maju, kan?

Edunitas Author:
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus