Banyak orang mengira bahwa menjadi anak sastra berarti harus berkutat dengan membaca buku sejenis novel di setiap harinya, menjadi anak "penyuka senja dan kopi", kehidupan sosial yang merakyat, ataupun cara berpakaian yang ala kadarnya.
Namun, apakah hanya image seperti itu yang lantas akan menjadikanmu sebagai mahasiswa sastra? Apakah sastra hanya mengandalkan kemampuan membaca?
Nah, biar gak mengawang-awang, berikut adalah 5 hal yang harus dipersiapkan sebelum memasuki dunia kampus untuk anak sastra!
Pexels/Andrea Piacquadio
Menjadi mahasiswa sastra bukan berarti kamu harus melupakan public speaking dan beralih kepada semua hal tentang membaca dan menulis. Di dunia ini, kamu juga akan belajar bagaimana menyampaikan suatu hal yang baik dan benar, secara formal maupun informal.
Kemampuan berbicara akan diasah lebih jauh saat kamu memasuki dunia kampus. Tidak hanya dalam hal menghafal, kamu juga dapat meng-improvisasi agar informasi yang disampaikan dapat dicerna oleh audien.
Tapi tenang, seni berbicara dapat kamu pelajari secara otodidak. Kamu hanya perlu melatihnya setiap saat agar terbiasa.
Pexels/Pixabay
Bahasa merupakan suatu elemen penting dalam kehidupan manusia. Digunakan sebagai media komunikasi antar sesama, berbentuk simbol maupun suara.
Menjadi mahasiswa sastra, kamu akan diajari bagaimana cara berbahasa yang baik dan benar sesuai dengan pedoman dan kaidah kebahasaan. Belajar mengenai tatanan kata agar menciptakan suatu bahasa yang dapat dimengerti, sekaligus mempelajari sejarah terciptanya bahasa tersebut.
Pexels/Pixabay
Sudah sewajarnya mahasiswa yang berada di kampus atau perguruan tinggi harus memiliki standar pemikiran yang lebih tinggi daripada saat masih berada di sekolah umum.
Tidak hanya menganalisa sebuah tulisan yang berada pada jurnal, puisi, teks drama, dan novel, mahasiswa jurusan sastra pun dituntut untuk memiliki kemampuan analisa dan kritis dalam menghadapi fenomena dan isu yang terjadi pada sosial.
Tidak jarang juga, kalian akan mendapatkan tugas analisa prosa yang akan dikaitkan terhadap masalah kehidupan sekitar, baik pada masa lampau maupun yang terjadi di masa kini.
Jadi, mahasiswa sastra tidak melulu mempelajari prosa. Kamu juga akan mendapatkan mata kuliah umum seperti filsafat, antropologi, psikologi, dan hal lain yang membahas masyarakat sosial. Kompleks deh!
Pexels/Thought Catalog
Jika kamu belajar sastra, mau tidak mau kamu akan dibawa kepada penulis-penulis terkenal sekaligus latar belakang mereka. Contohnya, ketika kamu memilih sastra Inggris kamu akan mengenal kisah Shakespeare. Lalu jika kamu memilih sastra Indonesia, kamu akan mengenal pujangga seperti Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, dll.
Hal ini dapat menjadi daya tarik untukmu mempelajari dan membaca karya sastra mereka. Jadi kamu dapat memilih buku sesuai dengan gaya bahasa penulis kesukaanmu.
Pexels/Pixabay
Kamu akan terjun bebas ke dalam panggung atau sekadar menikmati pertunjukan teater. Biasanya sering ditemukan sastrawan yang menggelar sebuah festival yang berisi banyak sekali pertunjukan di dalamnya. Tidak hanya berkelibat dengan dunia drama maupun puisi, kamu juga akan dikenalkan terhadap dunia pewayangan sebagai identitas budaya Indonesia yang wajib dilestarikan, jika berada di sastra Indonesia.
Jika kamu adalah mahasiswa sastra asing, pagelaran yang ditunjukkan akan mengacu pada identitas negara yang kamu pilih. Wawasanmu tentang budaya akan lebih luas, bahasa yang kamu dapatkan pun akan lebih bervariasi.
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus