Jalan Yuk! Ini Manfaat Berjalan Kaki

person
tag
eduCampus
visibility
145

Momen pandemi bukan alesan untuk nggak gerakin badan sama sekali. Olahraga sesederhana jalan kaki aja ternyata banyak banget manfaatnya. ementerian Kesehatan kasih bocoran berbagai manfaat jalan kaki. Mulai dari mengurangi stres, membakar lemak, sampai bikin awet muda! Langsung aja cek this out!

1. Manfaat Berjalan Kaki: Menurunkan Berat Badan

Bagi yang ingin menjalani program diet atau menurunkan berat badan, sepertinya Anda perlu memetik manfaat dari berjalan kaki karena ini adalah pilihan termudah untuk dilakukan. Berjalan kaki termasuk dalam golongan olahraga yang dapat memperbaiki respons tubuh terhadap hormon insulin.

Hormon tersebut bertugas mengatur metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang dapat mengurangi jumlah lemak pada tubuh.

Tentunya Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam demi melakukan sedot lemak atau mengikuti membership gym jika dengan berjalan kaki saja dapat membantu membakar kalori dan lemak yang membandel. Namun, itu semua tergantung pada beberapa faktor, misalnya kecepatan berjalan, hingga jarak yang ditempuh dan medan yang dilalui.

Sebagai pemula, sebaiknya mencoba berjalan kaki selama 15 menit setiap hari dengan jarak sedang. Kemudian secara bertahap, Anda bisa meningkatkan durasi dan jarak tempuhnya. Kalau bisa, carilah medan yang lebih menantang seperti jalan menanjak atau perbukitan.

2. Manfaat Jalan Kaki: Menjaga Kesehatan Jantung

Berjalan kaki setidaknya 30 menit per hari secara rutin, atau lima hari dalam seminggu dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner hingga 19 persen.

Hal itu berhubungan dengan kebugaran kardiorespirasi yang berkaitan terhadap tekanan darah dan kesehatan jantung. Semakin rutin berjalan kaki, semakin tinggi pula tingkat kebugaran kardiorespirasinya.

3. Manfaat Jalan Kaki: Menurunkan Risiko Penyakit Kronis

Manfaat jalan kaki setiap hari dipercaya bisa menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke hingga 20-40 persen. Selain itu, penelitian lain juga mengungkapkan berjalan kaki selama 30 menit sehari akan memiliki risiko penyakit kardiovaskular 30 persen lebih rendah.

Bukan hanya stroke dan penyakit jantung, manfaat jalan kaki juga berguna untuk menurunkan diabetes tipe dua hingga 30 persen. Dengan berjalan kaki, Anda bisa membuat otot bekerja lebih sehingga kemampuannya untuk menyerap glukosa semakin meningkat.

4. Manfaat Jalan Kaki: Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan

Salah satu kebiasaan buruk tetapi kerap dilakukan banyak orang adalah tidak melakukan aktivitas apa pun setelah mengonsumsi makan-makanan berat. Mereka kebanyakan hanya berdiam diri selepas makan, padahal itu berisiko menganggu kinerja sistem pencernaan Anda.

Supaya saluran pencernaan bekerja dengan maksimal, Anda hanya perlu berjalan kaki selama kurang lebih 30 menit. Manfaat berjalan kaki setelah makan juga bertujuan menjaga kadar gula tetap stabil.

5. Manfaat Jalan Kaki: Mengurasi Risiko Diabetes dan Osteoporosis

Gaya hidup pasif atau kurang banyak bergerak bisa menambahkan pertumbuhan eksponensial dari salah satu penyakit kronis, yakni diabetes. Kendati demikian, para ahli telah merekomendasikan setiap orang agar dapat rutin berjalan kaki sebanyak lima ribu langkah sehari sebagai langkah pencegahan ataupun pengelolaan dari diabetes tipe 2.

Selain bermanfaat dalam mengontrol gula darah dan mencegah diabetes, kebiasaan berjalan kaki setiap hari juga dapat membantu memperkuat tulang sehingga akan mampu mengurangi risiko osteoporosis, radang sendi dan masalah sejenis terkait kesehatan tulang.

Edunitas Author:
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus