Lebih Dekat dengan Teori Johari Window Yuk! Untuk Mencari Keahlian Kamu

person
tag
eduCampus
visibility
1942

Teori Johari window merupakan sebuah teori yang digunakan untuk membantu orang dalam memahami hubungan antara dirinya dan orang lain. Teori ini digagas oleh psikolog Amerika, Joseph Luft dan Harrington Ingham pada tahun 1955.

Teori Johari window sering disebut juga dengan teori kesadaran diri. Yaitu mengenai perilaku maupun pikiran yang ada di dalam diri sendiri maupun di dalam diri orang lain. Teori Johari window berkaitan juga dengan Emotional Intelligence Theory yang berhubungan dengan kesadaran dan perasaan manusia.

Memiliki Empat Bagian

Window yang berarti Jendela merupakan suatu hal yang menggambarkan bahwa teori ini memiliki empat bagian seperti jendela. Sedangkan Johari sendiri merupakan singkatan dari “Jo” berarti Joseph dan “Hari” berarti Harrington.

Sebelum membahasnya lebih jauh, ada baiknya Anda memahami dulu tentang konsep komunikasi. Komunikasi merupakan proses pengiriman dan penerimaan pesan dari komunikator kepada komunikan untuk mencapai makna yang sama.

Komunikasi membutuhkan umpan balik dari seseorang, artinya komunikasi tersebut dapat berjalan dengan baik. Komunikasi yang baik membutuhkan penerapan teori Johari window yang berfungsi untuk memahami perasaan, kesadaran, dan tingkah laku lawan bicara agar terjalin komunikasi yang efektif.

Bukankah komunikasi yang efektif akan berdampak  pada hubungan di kehidupan sehari-hari dan dalam hubungan bisnis Anda?

Konsep Johari window

Konsep teori Johari window digunakan untuk menciptakan hubungan intrapersonal dan interpersonal, atau hubungan pada diri sendiri dan hubungan antara diri sendiri dan orang lain.

Konsep teori Johari window memiliki empat ruang atau empat perspektif yang masing-masing memiliki istilah dan makna yang berbeda. Setiap makna mengandung pemahaman-pemahaman yang mempengaruhi pandangan seseorang.

Apakah perilaku, perasaan, dan kesadaran yang dimiliki hanya dapat dipahami oleh dirinya sendiri, hanya dipahami oleh orang lain, atau keduanya dapat memahaminya.

Empat bagian konsep teori Johari window adalah sebagai berikut :

1. Open self

Open self atau wilayah terbuka merupakan suatu keadaan dimana seseorang saling terbuka terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.

Pada wilayah terbuka ini, seseorang akan terbuka mengenai perasaan, sifat, kesadaran, perilaku, dan motivasi.

Orang yang berada pada wilayah terbuka lebih mudah menjalin komunikasi dengan siapapun. Hal ini berpengaruh terhadap interaksi antara individu atau kelompok untuk menciptakan komunikasi yang efektif.

Seseorang yang berada dalam wilayah contoh mudahnya ia lebih cenderung melemparkan senyum, menyapa lebih awal, menjabat tangan, dan lebih banyak bercerita mengenai dirinya sendiri.

Komunikasi tergantung pada tingkat keterbukaan di mana Anda membuka diri kepada orang lain dan kepada diri Anda sendiri. Jika Anda tidak mengizinkan orang lain mengetahui tentang diri Anda, komunikasi antara Anda dan orang lain tersebut akan mengalami hambatan.

2. Blind self

Blind self  atau wilayah buta merupakan kondisi dimana orang lain dapat memahami sifat, perasaan, pikiran, dan motivasi seseorang, tetapi orang tersebut tidak dapat memahami dirinya sendiri.

Wilayah buta sering terjadi dalam interaksi dan dapat menimbulkan kesalahpahaman atau permasalahan lainnya. Dalam diri Anda terdapat daerah yang disebut daerah buta (blind). Self adalah segala hal tentang diri Anda yang diketahui orang lain namun tidak diketahui oleh diri Anda sendiri.

Seseorang yang berada dalam blind self cenderung tidak dapat menciptakan komunikasi efektif, sehingga timbul berbagai permasalahan. Contohnya, orang yang bersikap sok asik ketika bertemu dengan orang baru, padahal dirinya sendiri merupakan seorang yang pendiam. Ia tidak dapat menilai dirinya sendiri sebagaimana sifat, perilaku, dan pikiran yang ia miliki, tetapi orang lain dapat menilainya.

3. Hidden self

Hidden self atau wilayah tersembunyi adalah keadaan dimana seseorang memiliki kemampuan untuk menyembunyikan atau merahasiakan sebagian hal yang dianggap tidak perlu untuk dipublikasikan kepada orang lain.

Bisa berupa sifat, perilaku, motivasi, atau pemikiran. Contohnya, seseorang yang sudah berteman lama belum tentu dapat terbuka sepenuhnya ketika menceritakan kisah hidupnya seperti masalah traumatic, keluarga dan masalah cinta karena ada beberapa orang yang merasa takut menceritakan hal-hal tersebut kepada orang lain.

Dalam konsep ini terbagi menjadi dua, yaitu :

  1. Over disclosed : Seseorang terlalu banyak menceritakan rahasianya, sehingga kemungkinan hidden self lebih kecil. Hal ini membuat seseorang berada di wilayah terbuka.
  2. Under disclosed : Seseorang sedikit menceritakan rahasianya, tetapi hanya pada bagian-bagian tertentu, sehingga seseorang cenderung berada di wilayah rahasia.

4. Unknown Self

Unknown self atau wilayah tak dikenal merupakan kondisi seseorang yang tidak dapat memahami dirinya sendiri bahkan orang lain pun tidak dapat mengenalinya. Wilayah ini merupakan wilayah yang tidak dapat menciptakan interaksi dan komunikasi yang efektif karena keduanya sama-sama merasa tidak ada pemahaman.

Dalam diri kita terdapat wilayah yang tidak dikenal (unknown). Daerah unknown self adalah aspek dari diri Anda yang tidak diketahui baik oleh diri Anda sendiri maupun orang lain. Anda mungkin akan mengetahui aspek dari diri yang tidak dikenal ini melalui kondisi kondisi tertentu, misalnya melalui hipnotis.

Edunitas Author:
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus