PD Dikti – Sedari tahun 2014 silam, semua perguruan tinggi yang ada di Indonesia diwajibkan untuk melakukan pelaporan data pada PDDikti atau Pangkalan Data Pendidikan Tinggi secara bertahap. Ini sejalan dengan amanat UU no.12 tahun 2012. PDDikti sendiri adalah elemen pelaksana penjamin mutu dan referensi.
PD Dikti sendiri kini adalah hal yang terpenting pada dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Karenanya, perlu ada data yang baik. Kondisi data yang baik itu dapat dihasilkan dari pelaporan data yang baik juga serta ketepatan waktu dari pihak perguruan tinggi itu sendiri.
Karenanya, berikut akan dijelas terkait Apa itu PDDikti, Apa fungsinya, seberapa penting PDdikti, bagaimana cara mendaftarnya hingga bagaimana jika nama tidak terdaftar di PDDikti? Simak artikel ini sampai selesai.
Berada dibawah komando Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi, ada perubaha nama singkatan dari PDPT menjadi PDDikti. PD Dikti sendiri adalah kumpulan data penyelenggaraan pendidikan tinggi seluruh perguruan tinggi yang sudah terhubung secara nasional.
Fungsi PDDikti adalah sebuah sistem yang menghimpun semua data pendidikan tinggi dari semua perguruan tinggi yang sudah terintegrasi secara nasional sebagaimana yang sudah tertulis dalam Peraturan Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 61 tahun 2016.
Perlu Anda ketahui bersama, bahwa PDDikti ini adalah hal vital dan penting bagi perkembangan pendidikan tinggi di tanah air. Oleh sebab itu, sesuai dengan apa yang sudah disampaikan diawal bahwa adanya data yang baik serta kondisi data yang baik didapat dari pelaporan data yang baik dan ketepat waktu tiap-tiap perguruan tinggi Indonesia.
Ini cara cek apakah Anda terdaftar di PDDikti atau tidak:
Cara Pertama:
1. Kunjungi situs https://pddikti.ristekdikti.go.id/2. Masukkan NIM pada kotak pencarian, lalu tekan tombol search3. Setelah itu, gulirkan kebawah hingga menemukan nama mahasiswa, kemudian klik nama tersebut4. Untuk melihat sebagai mahasiswa aktif, bisa memastikannya di kolom status mahasiswa saat ini.5. Untuk melihat status Anda sebagai alumni maka tampilannya akan tertulis LULUS.
Jika cara diatas ini terdapat kendala, gunakan cara ke dua sebagai berikut:
1. Kunjungi laman http://forlap.dikti.go.id/2. Setelah itu, klik menu lalu pencarian data dan pilih profil mahasiswa3. Pada halaman ini nantinya akan ditujukan halaman Pencarian Data Mahasiswa. Di halaman tersebut, akan dijumpai beberapa kolom yang harus diisi seperti nama perguruan tingginya dan isikan informasi lainnya sesuai dengan arahan.4. Untuk mengetahu status sebagai mahasiswa aktif, dapat melihat di kolom mahasiswa saat ini.5. Dan untuk melihat status Anda sebagai Alumni maka akan tampil keterangan LULUS. Pastikan Anda saat ini lulus dan telah menjadi alumni. Jika waktu lulus, namun statusnya belum berubah, data nantinya akan otomatis berbubah setelah 6 bulan Anda lulus.
Perlu Anda ketahui bahwa mahasiswa yang datanya tidak ada pada PD Dikti akan membuat Anda akan kesulitan saat melakukan penelitian. Karena, nantinya website PD Dikti akan memberikan rekomendasi untuk mengadakan penelitian. Penelitian tersebut nantinya dilakukan oleh mahasiswa atau dosesn yang pastinya akan melibatkan banyak pihak termasuk pihak dari luar kampus.
Berikut ini cara membuat atau mendaftar akun PDDikti:
Persyaratan yang dibutuhkan :
Salinan Asli Surat Permohonan dari Pimpinan Perguruan Tinggi
Prosesnya:
Ada pun dokumen pendukung lainnya:Permenristekdikti Nomor 61 Tahun 2016 terkait Pangkalan Data Pendidikan TInggi(https://pddikti.kemdikbud.go.id/asset/data/regulasi/permenristekdikti-61-2016.pdf)Surat Keputusan Sekjen Kemristekdikti Nomor 85/A/KPT/2018 tentang Standar Pengelolaan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (https://pddikti.kemdikbud.go.id/public/asset/data/SK_SEKJEN_STANDAR_PENGELOLAAN_PDDIKTI_(Cover).pdf)|Contoh Surat Permohonan(http://storage.kopertis6.or.id/sub-si/2020/Template-Permohonan-Akun-PDDikti-PTS.pdf)
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus