Pada era modern, ini kita sering kali dihadapkan dengan berbagai masalah pada beberapa sektor. Kita sebagai masyarakat yang tentunya ingin selalu produktif dan menghasilkan karya. Akan tetapi, tentunya harus memiliki salah satu kemampuan yang bernama critical thinking.
Kemampuan ini tentunya sangat dibutuhkan oleh siapa pun. Sayangnya, tidak semua orang mampu meningkatkan kemampuan ini. Tapi jangan khawatir, kamu bisa melatihnya dengan hal-hal sederhana, seperti lima tahapan berikut ini!

(Gambar : Freepik.com)
Kamu bisa membaca buku dengan topik favoritmu. Hal ini karena kamu bisa lebih memahami isi yang dibaca karena sesuai dengan minat. Kamu pun bisa membaca buku fiksi, nonfiksi, artikel, komik, bahkan jurnal. Yang terpenting kamu harus suka melakukan aktivitas membaca itu sendiri.
Menurut jurnal yang diterbitkan oleh Feng Chia University tentang critical thinking, membaca literatur, terutama buku memiliki dampak yang bagus pada pembentukan kemampuan berprikir kritis. Seperti yang telah dijelaskan sebagai berikut: "Literature-based reading has an important effect on the development of critical thinking. A reader must recognize patterns within text, fit the details into these patterns, then relate them to other texts and remembered experiences."

(Gambar : IDNTimes.com)
Memberi markah pada hal yang kamu pertanyakan, juga hal yang penting lho. Saat membaca, kamu pasti menemukan hal-hal yang menarik perhatian di dalam bacaan, entah karena tidak paham atau merasa terhubung dengan bacaan. Nah, jika tidak paham ada baiknya memberi tanda pada bagian yang kamu rasa membingungkan.
Kamu bisa menandainya dengan cara melipat halamannya atau mungkin menyoretnya dengan pena. Semua bergantung pada kenyamanan dirimu sendiri. Bagi yang tidak suka dengan coretan atau lipatan bisa dong menggunakan sticky notes. Mudah bukan?

(Gambar : Freepik.com)
Tidak ada salahnya bertanya pada diri sendiri dan menjawabnya sendiri sebab kita semua memang makhluk yang diberi akal dan pikiran. Nah, akan tetapi ada baiknya kamu bertukar pikiran dengan orang lain melalui diskusi. Kamu bisa bertanya pada orang lain agar mampu mendapatkan sudut pandang atau perspektif yang lain.
Mereka bisa dari anggota keluarga, teman, sahabat, guru, atau mungkin dosen. Tidak masalah siapa mereka, yang jelas pasti masing-masing orang memiliki perspektifnya sendiri. Dengan bertanya dan berdiskusi, kamu bisa mengetahui pola pikir orang lain dan menjadi orang yang lebih berpikiran terbuka.

(Gambar : Freepik.com)
Diskusi panjang sudah dilakukan, tentunya jawaban juga didapatkan. Ada baiknya jawaban-jawaban yang pas bisa dirangkai menjadi esai. Tujuannya agar kamu bisa ingat hasil diskusi dan tidak mudah hilang melayang hanya dalam pikiran begitu saja.
Selain itu menulis juga butuh ketelatenan, ketelitian, dan pencarian ide yang cemerlang. Merangkai dari poin-poin menuju paragraf yang panjang juga tidak sepenuhnya mudah. Oleh karena itu merangkai esai dari jawaban atau hasil diskusi juga melatihmu untuk menulis dan memperkaya ide.

(Gambar : Freepik.com)
Setiap orang pasti memiliki media sosial meskipun hanya satu saja. Kamu bisa memanfaatkan media sosial secara optimal dengan cara mengunggah karya-karyamu. Esai pun juga merupakan karya. Kamu bisa mengunggahnya ke situs website pribadi. Namun dengan mengunggahnya saja juga tidak cukup, kamu tentu memerlukan feedback. Jika tidak cukup percaya diri mengunggah secara publik, bisa kok meminta saran melalui teman terdekat dan meminta tanggapan.
Itulah lima hal sederhana yang bisa meningkatkan kemampuan berpikir kritis, cukup mudah bukan? Sebetulnya pada lima tahapan di atas terdapat tiga kegiatan penting: membaca, berdiskusi, dan menulis. Ketiga kegiatan tersebut bisa kita lakukan dalam kegiatan sehari-hari. Selamat mencoba!
Itulah hal sederhana yang bisa meningkatkan kemampuan berpikir kritis, cukup mudah bukan? Sebetulnya pada lima tahapan di atas terdapat tiga kegiatan penting: membaca, berdiskusi, dan menulis. Ketiga kegiatan tersebut bisa kita lakukan dalam kegiatan sehari-hari. Selamat mencoba!
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus