Salah satu momen yang paling sering terjadi setelah gajian adalah “momen berasa gajian masih lama karena gaji yang baru diterima sudah habis”. Momen ini pasti sangat dirasakan oleh Anda para milenial. Selain itu, salah satu penyebabnya adalah kebanyakan kita mengalokasikan gaji untuk dibelanjakan dahulu, kemudian bayar cicilan, dan sisanya baru ditabung.
Ini salah karena sebaiknya gaji digunakan terlebih dahulu untuk membayar cicilan, menabung, baru sisanya dibelanjakan. Percaya atau tidak percaya, pengeluaran akan selalu berbanding lurus dengan gaji Anda. Jadi, apabila gaji tersebut dibelanjakan terlebih dahulu, seberapa besar pun gaji Anda, persentase gaji yang tersisa tetap kecil.
Padahal, ada cara agar Anda terhindar dari momen tersebut, bagaimana caranya? Berikut ini cara buat kamu mengalokasikan gaji sehingga awal bulan tidak terasa seperti akhir bulan.
Kamu harus mengalokasikan 10% dari gaji yang didapat untuk amal atau sedekah. Melakukan amal/ sedekah merupakan salah satu bentuk pendanaan, yaitu pendanaan spiritual. Tujuannya adalah untuk kebaikan, saling berbagi, dan tidak menjadi budak uang.
Selain untuk amal/ sedekah, pendanaan, dan cicilan produktif, hal yang tidak kalah pentingnya adalah alokasi untuk hiburan atau liburan. Direkomendasikan proporsinya tidak lebih dari 5% gaji Anda. Apabila Anda bukan tipe orang yang suka berlibur/ jalan-jalan, Anda dapat mengalokasikannya untuk membeli barang (Self Reward) yang memberikan kepuasan sendiri sebagai penghargaan atas kerja Anda
Setidaknya Anda harus mengpendanaankan 20% gaji untuk pendanaan masa depan. bisa dengan biaya pendidikan(kuliah) ataupun Investasi dan investasi dapat dibagi menjadi 2 yaitu untuk pendanaan masa depan (pendanaan jangka panjang) dan keamanan masa depan, dengan proporsi masing-masing 10% namun dapat disesuaikan dengan tujuan kebutuhan pendanaan Anda. Untuk pendanaan jangka panjang Anda dapat berpendanaan di emas, reksadana, saham, deposito, dll. Namun, sebaiknya pendanaan tersebut dibagi untuk pendanaan risiko tinggi (saham) dan rendah (deposito) dengan proporsi masing-masing 5%. Sementara itu, untuk pendanaan keamanan masa depan Anda dapat memilih asuransi. Asuransi sangat membantu untuk terhindar dari kejadian yang memerlukan biaya besar, dengan adanya asuransi Anda dapat melindungi diri Anda dan keluarga di masa yang akan datang.
Maksud dari cicilan produktif adalah cicilan untuk rumah atau kendaraan bermotor yang sifatnya menunjang kebutuhan untuk produktif. Bank pada umumnya mempertimbangkan bahwa cicilan bulanan yang Anda ambil tidak lebih dari ? gaji atau/setara dengan 33% gaji. Pada konsep ini direkomendasikan untuk mengalokasikan 25% gaji untuk cicilan produktif, namun ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda..
Proporsi biaya hidup yang direkomendasikan adalah 40% dari gaji. Jumlah yang dialokasikan boleh Anda gunakan sampai habis, namun apabila ada yang tersisa akan lebih baik untuk ditabung kembali.
Itulah proporsi alokasi gaji yang dapat dijadikan Anda jadikan referensi. Singkatnya, ketika gajian Anda harus memprioritaskan untuk amal/sedekah, pendanaan, cicilan produktif, hiburan atau liburan, baru kemudian sisanya dialokasikan untuk biaya hidup. Namun perlu diingat, proporsi diatas dapat berubah sesuai kebutuhan Anda. Misalnya, 40% untuk kebutuhan sehari-hari terlalu besar, Anda dapat mengalokasikannya ke pos lain seperti untuk hiburan/liburan atau untuk pendanaan. Namun yang paling penting adalah Anda rutin mengikuti aturan yang sudah ditetapkan setiap bulannya.
Bagaimana? Sudahkah Kamu mengalokasikan gaji Kamu dengan bijak?
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus