Mengapa Masa-Masa Kuliah itu Berat?

person
Delia
tag
lainnya
visibility
471
5 Alasan Mengapa Masa-masa Kuliah itu Berat

Halo Sahabat edunitas!

Ada yang penasaran gak kenapa masa-masa kuliah itu berat? Kayaknya waktu SMA hidup ga seberat itu deh. Apa karena pelajaran kuliah yang membebani pikiran? Atau karena waktu tidur sudah terpangkas karena begadang ngerjain tugas? Atau karena merantau, jauh dari orang tua dan orang-orang tersayang? Kira-kira kenapa ya? 

Baca Juga: Pentingnya Brainstorming untuk Menemukan Ide

Masa Kuliah

Rata-rata, usia seseorang untuk masuk perguruan tinggi adalah 16 tahun. Sedangkan, penemuan hasil penelitian beberapa ahli mengatakan bahwa fase reorganisasi otak manusia, khususnya pada korteks prefrontal ada di sekitar umur 20-an. Lebih spesifik lagi, laki-laki pada usia 25 tahun dan perempuan pada usia 21 tahun. Hal itu signifikan berpengaruh. Seperti apa pengaruhnya?

Pengaruh Korteks Prefrontal pada Usia Sebelum 25 Tahun

Korteks Prefrontal yang letaknya tepat di belakang dahi seringkali disebut sebagai kunci pembentukan kepribadian seorang manusia. Mengapa? Sebab, di otak bagian ini berkaitan dengan pengambilan keputusan, interaksi sosial, dan juga penentu kepribadian manusia. Saat otak ini belum berkembang dengan sempurna sehingga emosi, pertimbangan logika, kemampuan menalarkan masalah, dan semua yang berkaitan dengan soft-skill belum terbentuk dan berjalan dengan sempurna.

Dengan demikian, tidak heran jika banyak yang menyebut bahwa masa kuliah ini adalah masa “pencarian jati diri”. Masa dimana pengelolaan dalam diri belum matang ditambah dengan faktor eksternal yang menuntut manusia di usia ini harus terbiasa dengan kehidupan mandiri dan mempersiapkan masa depan. Hal ini menimbulkan kecemasan dan berbagai ketakutan akan masa depan di saat yang bersamaan dengan tuntutan kuliah yang notabene memiliki tugas yang berat dan banyak.

Beberapa hal yang bisa menjadi beban pikiran saat kuliah

Namun apa saja sih yang menimbulkan kecemasan dan ketakutan selain tugas yang berat?

  • Tugas kuliah kok ga ada habisnya? Mungkin terdengar sepele, namun di beberapa kampus di Indonesia memang memiliki tekanan berbeda dengan kampus lainnya. Bukan hanya banyak tugas, tetapi tugas-tugasnya merupakan tugas yang beban penyelesaiannya lebih berat. Misalnya, untuk mendapatkan data-data tertentu harus didapatkan dari sumbernya langsung. Jika demikian, mahasiswa harus terjun ke lapangan atau melakukan penelitian dan pengujian di laboratorium yang tentunya membutuhkan waktu dan juga alat serta bahan pendukung.
  • Jauh dari keluarga. Support dari keluarga memang sangat penting untuk tetap menjaga mental dan juga semangat saat kuliah. Namun, hal itu tidak selalu benar-benar didapatkan oleh mahasiswa rantau yang tinggal di kosan karena terkadang support yang dibutuhkan seseorang bukan berupa kata-kata yang bisa disampaikan saat menelepon tetapi berupa kehadiran. Hal ini salah satu hal yang sedikit banyak mempengaruhi pikiran mahasiswa.
  • Masalah finansial. Masalah finansial adalah salah satu masalah yang paling mengganggu pikiran ketika di usia ini. Masalahnya pun beragam, misalnya ada yang benar-benar hidup pas-pasan dengan uang yang diberikan oleh orang tua, ada yang benar-benar hanya mengandalkan uang dari beasiswa, ada yang khawatir kesusahan karena harus menabung untuk membayar uang kos, ada juga yang harus mengambil pekerjaan part-time untuk membiayai kehidupan kuliah dan sehari-hari mereka. Masalah ini sangat sensitif dan sangat beragam setiap orangnya. Selain itu, seperti yang kita ketahui bahwa masalah keuangan adalah masalah yang sangat vital di usia mana pun. Terlebih kepada mahasiswa yang berada di masa peralihan remaja ke dewasa.
  • Mau kerja di mana? Persaingan di dunia industri sekarang sudah kita ketahui bersama bahwa begitu ketat. Jika tidak memiliki nilai jual yang mumpuni yang bisa dicicil sejak kuliah, akan sangat mudah untuk kalah di arena pertempuran. Oleh karena itu, pikiran seperti ini juga menjadi beban pikiran mahasiswa dan berpengaruh pada kehidupannya.
  • Masalah terakhir adalah masalah asmara. Masalah ini seringkali menjadi gangguan untuk beberapa mahasiswa, apalagi saat patah hati. Semangat serta motivasi untuk memperjuangkan kuliahnya akan berkurang dan bahkan bisa sampai mempengaruhi nilai akhirnya.

Baca Juga: 8 Jenis Survei yang Paling Populer

Demikianlah sedikit penjelasan mengapa kuliah itu berat. Ternyata, di masa kuliah bertepatan dengan peralihan remaja menuju dewasa dengan kemampuan dan kematangan otak yang belum sempurna. Alhasil, segala sesuatu terasa berat karena masih belum memahami dan pengelolaan yang belum sempurna mengenai emosi, penalaran, dan juga mental.

Meskipun demikian, tetap semangat ya Sahabat! Masalah dan beban tersebut akan menjadi pengalaman berharga untuk dirimu di masa depan. Untuk yang belum terjun ke dunia mahasiswa, jangan lupa untuk menyiapkan diri dari sekarang dengan membaca berbagai info di IG Edunitas atau Edunovasi.

Jangan lupa untuk memantau kampus favoritmu di sini.

Baca artikel menarik lainnya di sini.

Edunitas Author:
Delia
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus