When you get tired of hearing about a new disease after Covid-19
Yup, betul sekali Sahabat. Setelah gelombang Covid-19 yang menyebabkan bumi kehilangan manusia sekitar 15 Juta orang (menurut perhitungan World Health Organization), muncul lagi penyakit hepatitis akut yang menyerang anak-anak, kemudian disusul dengan munculnya monkeypox a.k.a cacar monyet yang menyerang monyet dan bisa ditularkan ke manusia, dan sekarang muncul gelombang demam berdarah di Singapura.
Meskipun penyakit demam berdarah sudah ada sebelumnya, bahkan sudah dikategorikan sebagai penyakit musiman, namun musim demam berdarah di awal tahun ini cukup mengkhawatirkan banyak negara, khususnya negara yang berada di iklim tropis seperti Asia Tenggara. Pasalnya, iklim tropis adalah iklim yang sangat pas dan menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes–nyamuk penyebab demam berdarah.
Sepanjang tahun 2022, kasus yang ditemukan di Singapura sebanyak 11.000 lebih. Hal ini tentunya naik sangat drastis dibanding dengan tahun 2021 sebanyak 5.258 kasus. Angka tersebut adalah angka kasus yang terjadi sebelum 1 Juni, padahal 1 Juni diyakini sebagai puncak musim demam berdarah. Omg!
Well, as we all know, cuaca sedang tidak menentu. Kalau panas, panas banget. Kalau hujan, hujannya deras dengan frekuensi yang sering. Of course, ini akibat global warming. Nah, kondisi seperti ini adalah kondisi yang membuat organisasi persatuan nyamuk seluruh negara tropis berpesta ria. Khususnya golongan nyamuk pemegang tahta tertinggi, kasta yang paling ditakuti oleh manusia karena kalau digigit karena bisa panjang urusannya, siapa lagi kalau bukan Aedes Aegypti.
Kalau sudah digigit oleh nyamuk Aedes, manusia bisa sakit kepala parah, sesak nafas, pendarahan, kegagalan organ, dan jika tidak ditangani dengan sigap akan menyebabkan kematian.
Untuk menangani kasus ini, pemerintah Singapura telah melakukan fogging yang biayanya sampai puluhan juta SGD per tahun. Selain itu, pemerintah Singapura sedang menggencarkan untuk mengecek berbagai titik, khususnya lokasi pekerjaan konstruksi untuk menemukan sarang-sarang perkembangbiakan nyamuk. Selain itu, masyarakat Singapura juga sudah disosialisasikan mengenai wabah demam berdarah ini sehingga bisa lebih waspada.
Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk keadaan ini karena jika hal ini berlangsung lama, akan berpengaruh ke keadaan negara, khususnya ke aspek ekonomi. Saat ini, dolar Singapura turun dari SGD 0,23% sehingga membuat 1 SGD setara dengan Rp10.471. Oleh karena itu, wabah ini sesegera mungkin bisa diatasi agar aspek ekonomi mereka tidak merosot lebih jauh.
Nah, karena Singapura adalah negara tetangga Indonesia jadi bisa diartikan bahwa apa yang terjadi di Singapura bisa menjadi ancaman besar bagi Indonesia, bahkan bagi negara-negara di Asia Tenggara. Sebab, The Meteorological Service Singapore baru saja mengeluarkan hasil penelitiannya bahwa negara-negara di Asia Tenggara sedang mengalami kenaikan suhu dua kali lipat dibanding negara lain di dunia. Mereka juga memprediksi bahwa di tahun 2100, suhu Asia Tenggara bisa mencapai 37 derajat jika emisi gas karbon terus meningkat dan tidak dilakukan tindakan yang agresif. Wow!
Sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi jembatan generasi di tahun 2100 nanti, tugas utama kita adalah memberikan berbagai solusi dan tindakan nyata dalam berbagai pencegahan. Salah satu solusinya adalah terjun langsung di bidang kesehatan.
Sahabat Edunitas bisa berpartisipasi dalam bidang kesehatan dengan berprofesi sebagai tenaga kesehatan, apoteker, atau dokter. Dengan demikian, Sahabat memiliki ilmu yang mumpuni untuk mensosialisasikan ke masyarakat. Selain itu, Sahabat juga mendapatkan legalitas untuk terjun dalam pembuatan kebijakan demi masa depan global dengan cara turut bergabung dalam organisasi kesehatan. Tentu saja semua harus berawal pada pendidikan di bidang kesehatan.
Untuk hal itu, Edunitas telah mewadahi tujuan mulia itu dalam kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi yang menyediakan studi keperawatan dan farmasi. Sahabat bisa cek di link berikut.
Jurusan Farmasi di Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia
Jurusan Keperawatan di Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia
Jurusan Kesehatan di Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia
Edunitas tidak akan menawarkan sesuatu yang tidak menguntungkan untuk kamu, tentunya. Dengan demikian, penawaran program kuliah karyawan dengan metode online, pembayaran online, administrasi online, potongan biaya pendaftaran, hingga pendaftaran yang online akan kamu dapatkan. Dapatkan kemudahan daftar kuliah semudah membuka media sosial di smartphone Sahabat.
Baca artikel menarik lainnya di sini.
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus