Ancaman Krisis Iklim Terhadap Kesehatan Manusia: Apa yang Bisa Kita Lakukan?

person
Delia
tag
jurusan
visibility
202
Ancaman Krisis Iklim Terhadap Kesehatan Manusia

Halo Sahabat Edunitas!

Baru-baru ini beberapa negara di Asia Tenggara sedang dilanda cuaca ekstrim, salah satunya Indonesia yang mengalami suhu tinggi hingga mencapai 40°C. Hal ini beriringan dengan terus meningkatnya suhu global akibat krisis iklim. Di beberapa negara, cuaca ekstrem atau gelombang panas telah menelan korban jiwa seperti di India, Bangladesh, Thailand, dst. Gelombang panas merupakan salah satu ancaman dari krisis iklim. Ancaman lainnya adalah pencemaran air, udara, bencana alam, dan kesehatan global.

Selama ini sebagian dari kita memahami bahwa perubahan iklim bukan sebagai krisis iklim, perubahan yang terjadi dilihat sebagaimana teori perubahan dan perubahan merupakan suatu keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Sebagian lagi memahami bahwa krisis iklim hanya akan berdampak pada lingkungan, manusia tidak akan terkena dampak secara langsung. Faktanya, manusia adalah entitas yang paling berisiko di tengah krisis iklim yang terus terjadi. Salah satunya adalah ancaman terhadap kesehatan global. Bagaimana itu terjadi? Apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya? Yuk simak ulasan artikel berikut ini!

Baca Juga: Penelitian Teknologi dan Kesehatan Termutakhir

Kesehatan Global

Dalam website resmi lembaga perlindungan lingkungan Amerika Serikat menyatakan bahwa dengan adanya krisis iklim akan memberikan perubahan pada kesehatan manusia secara keseluruhan. Krisis iklim telah memengaruhi kesehatan dengan berbagai cara, misalnya disebabkan oleh menurunnya kualitas udara, air, hingga makanan yang tersedia. Selain itu, terjadi percepatan penyebaran hama dan penyakit tertentu. 

Menurut guru besar fakultas kedokteran UGM, Prof. dr. Ova Emilia, perubahan iklim akan memengaruhi penyebab-penyebab (vektor) penyakit seperti virus dan hama. Virus atau hama penyebab penyakit ini akan hidup lebih lama dan memungkinkan terjadinya perubahan pada hama atau virus tersebut sehingga munculnya masalah atau penyakit baru yang selama ini belum pernah ditemukan, salah satu contohnya adalah Covid-19. 

Kenaikan suhu di negara-negara tropis juga akan meningkatkan kemampuan nyamuk membawa parasit malaria. Dengan semakin panasnya suhu bumi, malaria diperkirakan akan meluas di daerah-daerah baru di dataran tinggi. Selain itu, intensitas banjir bandang yang meningkat akibat krisis iklim juga menjadi salah satu penyebab meningkatnya penyebaran malaria, salah satu contohnya meningkatnya angka infeksi malaria setelah banjir bandang di Pakistan pada 2021 silam. 

Sejauh ini, ancaman krisis iklim terhadap kesehatan manusia belum banyak dibahas di publik. WHO menyebut bahwa krisis iklim akan menjadi ancaman besar terhadap kesehatan manusia kedepannya. WHO mencatat bahwa penyakit yang diakibatkan oleh krisis iklim terus meningkat terutama di kalangan komunitas rentan, wanita, anak-anak, dan warga miskin. Menurut WHO setidaknya situasi ini telah mendorong 100 juta orang jatuh dalam kemiskinan setiap tahunnya. Selain itu, kesenjangan akses terhadap fasilitas kesehatan juga akan terus terjadi. Lebih lanjut menurut WHO dampak jangka pendek dan menengah akan bergantung pada tingkat gelombang panas yang terjadi dan ketahanan serta kecepatan manusia beradaptasi terhadap krisis iklim. Sementara dampak dalam jangka panjang bergantung pada penanganan yang dilakukan manusia saat ini. Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai salah satu individu yang hidup di bumi?

Baca Juga: ITEKES Tri Tunas Nasional: Generasi Tenaga Kesehatan Nasional Unggulan

Mitigasi

Pencegahan krisis iklim dapat dilakukan dalam setiap tingkatan; individu, sosial, struktural hingga global. Sebagai salah satu individu yang hidup di bumi, kita dapat melakukan beberapa pencegahan dalam keseharian. 

  • Pertama, melakukan pola hidup sehat, membiasakan olahraga, istirahat secara teratur, dan mengurangi konsumsi makanan ultra-proses. Hal ini berkaitan dengan meningkatkan kemampuan manusia untuk beradaptasi menghadapi perubahan iklim. 
  • Kedua, menggunakan energi secara bijak. Batu bara menjadi penyumbang emisi terbesar sehingga menggunakan energi rumah tangga seperlunya bukan hanya untuk menghemat pembayaran lebih dari itu untuk menyelamatkan bumi. Ketiga, kurangi sampah dan limbah mulai dari sampah makanan, pakaian, dan sampah rumah tangga lainnya biasakan untuk hidup minimalis. 

Demikianlah Sahabat beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menanggulangi krisis iklim. Tingkatkan pengetahuan sahabat terkait krisis iklim dan dampak yang ditimbulkannya melalui ilmu kedokteran, lingkungan, dan sosial

Jika ingin melihat lebih lanjut beberapa jurusan yang sesuai dengan keadaan di atas, Sahabat bisa mengunjungi link berikut. Terdapat program khusus yang memudahkan untuk para karyawan dalam meningkatkan karier melalui pendidikan, yaitu program kelas karyawan online dengan biaya yang bisa dicicil.

 

Baca artikel menarik lainnya mengenai pendidikan di sini!

Edunitas Author:
Delia
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus