Pasti banyak orang menginginkan mempunyai sebuah rumah dengan gambaran mereka sendiri bukan? Mungkin salah satunya adalah kalian. Pada pembahasan artikel ini, eduNitas ingin membahas mengenai jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan nih. Siapa diantaramu penasaran dengan jurusan ini?
Sekilas Tentang Jurusan Kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan
Prospek Pekerjaan Lulusan Jurusan Kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan
Gelar Lulusan Sarjana Jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan
----------------------
Menjadi seorang Arsitek harus mempunyai keahlian hebat serta tidak dapat di miliki oleh kebanyakan orang. Karena untuk dapat menjadi seorang Arsitek, kamu harus bisa mempertimbangkan karyamu agar dapat menjadi sebuah bangunan yang fungsional bagi banyak orang.
Selain itu, menjadi seorang mahasiswa jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan haruslah mempunyai imajinasi terhadap seni yang tinggi. Memang Namanya Teknik Arsitektur, namun sebenarnya jurusan ini lebih banyak menuntut para mahasiswa agar dapat berkreasi dengan seni dalam imajinasi mereka.
Karena nantinya para mahasiswa jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan akan mendesain suatu bangunan dengan mengutamakan keindahan, nilai fungsinya, serta jangan lupa dengan keamanannya ya. So, untuk calon mahasiswa memiliki minat ingin mengambil jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan, harusnya mengasah kemampuanmu dalam bidang menggambar dan matematikanya ya.
Kenapa? Karena jika calon mahasiswa hanya mengasah kemampuan menggambarnya saja, nantinya mereka mungkin akan merasa kesulitan saat harus memperhitungkan bangunan yang akan mereka rancang. Sebaliknya, jika calon mahasiswa hanya mengasah kemampuan mereka dalam bidang matematika saja, maka bangunan tersebut akan berkurang nilai estetikanya. So, harus balance ya.
Bagaimana sih dengan prospek pekerjaan mahasiswa jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan nanti setelah mereka lulus nantinya? Apakah hanya bisa menjadi seorang Arsitek saja? Eits, tentu tidak ya, prospek pekerjaan untuk mahasiswa lulusan jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan itu beragam ya, tidak hanya melulu menjadi Arsitek.
Memang kenapa sih kalau menjadi Arsitek saja? Memang tidak ada salahnya untuk mahasiswa mempunyai cita – cita menjadi Arsitek, tetapi tidak semua mahasiswa lulusan jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan ingin menjadi Arsitek bukan? Yuk, kali ini eduNitas ingin membahas beberapa prospek pekerjaan bagi mahasiswa jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan setelah lulus!
Tentunya di posisi pertama adalah menjadi Arsitek dong. Siapa sih yang tidak ingin mendesain rumah idamannya untuk di tinggali Bersama keluarga tercinta? Pasti banyak orang menginginkan moment langka tersebut. Bagi mahasiswa lulusan jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan ini menjadi moment sangat tepat untukmu!
Selain bisa mendesain rumah untuk klien, para mahasiswa lulusan jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan ini juga bisa mendesain rumah impiannya sendiri di kemudian hari. Bagaimana? Ingin mencobakah? Jangan buang kesempatan ini dengan sia – sia ya.
Pastinya bayaran untuk seorang Arsitek tidaklah murah, biasanya untuk seorang Arsitek yang sudah memiliki ‘nama’ di kalangan para pebisnis, satu desain mereka dapat hasilkan harganya bisa sampai puluhan hingga ratusan juta loh. Menakjubkan ya!
Memang tidak mudah untuk dapat mencapai ke posisi ini, membutuhkan kerja keras dan waktu agar seorang Arsitek memiliki nama yang dapat di kenal di kalangan masyarakat, agar jasa mereka dapat di hargai.
Oleh sebab itu, saat mahasiswa masih dalam tahap pembelajaran, jangan buang – buang waktumu untuk hal – hal tidak penting ya. Agar karyamu dapat dinikmati oleh banyak masyarakat, para mahasiswa bisa mengikuti kompetisi Arsitektur. Ini bertujuan agar skill menggambarmu terasah sehingga bangunan yang kamu gambar menjadi makanan publik.
Di posisi kedua adalah menjadi Arsitek Lanskap. Apa sih perbedaan Arsitek Lanskap dengan Arsitek? Bedanya adalah profesi Arsitek biasanya berfokus untuk membuat gambar sebuah bangunan / gedung, sedangkan profesi Arsitek Lanskap mempunyai fokus terhadap tata ruang terbuka (misalnya saja taman).
Bagi seorang Arsitek Lanskap mereka harus mencari cara agar menciptakan sesuatu yang bermanfaat tetapi tanpa merusak lingkungan alaminya. Misalnya saja ada sebuah taman di pusat kota.
Membuat sebuah taman di pusat kota tidaklah mudah bukan? Mungkin taman itu sudah ada semenjak kota itu berdiri, namun tidak terawat. Tugas seorang Arsitek Lanskap adalah membenahi dan mendesain ulang kembali taman tersebut tetapi tanpa merusak lingkungan di dalam taman tersebut.
Seorang Arsitek Lanskap telah dianggap menjadi sebuah profesi setara dengan dokter atau pengacara, karena profesi mereka membutuhkan pengajaran khusus dan lisensi secara profesional, seperti yang memang dibutuhkan oleh profesi pekerjaan profesional lainnya.
Mahasiswa jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan juga bisa menjadi seorang desain interior loh. Karena nilai keindahan mereka miliki, mereka juga dapat mendesain interior sebuah bangunan perumahan ataupun industri.
Seorang desain interior haruslah membuat sebuah desain yang memang di inginkan oleh klien mereka. Tentunya mereka juga harus bisa menentukan dimana barang – barang tersebut di letakkan. Karena estetika itu nomor satu!
Biasanya seorang mahasiswa lulusan jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan yang ingin memiliki profesi Perencanaan kota dan desa harus bekerja di bawah pemerintah. Karena, biasanya proyek Perencanaan kota dan desa tidaklah dalam lingkup proyek yang dibilang kecil.
Menjadi seorang Perencanaan kota dan desa harus memiliki manajemen waktu serta harus dapat berkoordinasi dengan pekerja yang tergabung dalam proyek tersebut. Juga tentunya harus dapat memperkirakan anggaran yang akan dikeluarkan mulai dari proyek tersebut di bangun hingga proyek tersebut selesai.
Di posisi terakhir ada menjadi seorang Drafter. Sebenarnya profesi menjadi drafter ini ada kaitannya dengan dunia rancang bangun dan desain interior. Jika mahasiswa lulusan jurusak kuliah Teknik Arsitektur ingin menjadi seorang drafter, kalian harus dapat mengoperasikan program Computer Aided-Drafting (CAD) atau pos drafting konvensional agar dapat menghasilkan berbagai desain serta gambar pengukurannya.
Selain itu, menjadi seorang drafter para mahasiswa lulusan jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan ini harus dapat menganalisa aturan bangunan, peraturan hukum, tempat dan ruangan yang akan dibutuhkan, serta dokumen teknis sampai laporan lainnya agar bisa menentukan efeknya pada suatu desain Arsitektur.
Meskipun jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan ini mengajarkan ilmu seni dan Teknik, namun mereka memiliki gelar yang berbeda dengan jurusan kuliah Teknik yang lainnya. Jika jurusan Teknik yang lain biasanya setelah lulus akan mendapatkan gelar S.T (Sarjana Teknik) namun jurusan kuliah Ilmu Arsitektur dan Perencanaan ini akan mendapatkan gelar S.Ars atau Sarjana Arsitektur setelah lulus program sarjana.
Segera daftarkan dirimu sebagai calon mahasiswa di jurusan Arsitektur dan Perencanaan dengan mengklik dibawah ini
Memang tidak mudah untuk mempelajari ilmu gabungan antara seni dan Teknik. Namun, zaman sekarang sudah banyak seorang Arsitek yang terkenal serta tidak dapat diragukan lagi karyanya di kalangan masyarakat. Untuk kalian mahasiswa yang masih menempuh program perkuliahan Ilmu Arsitektur dan Perencanaan jangan pantang menyerah ya. Memang terkadanag tugas yang diberikan terasa berat, namun itu akan memacu diri kalian agar menjadi lebih baik daripada sebelumnya.
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus