Lonjakan kasus Diabetes pada Anak Di Indonesia

person
Dennis
tag
kesehatan
visibility
123
Kasus Diabetes Anak di Indonesia Melonjak, Kenali Gejalanya

Hallo Sahabat Edunitas !

Umumnya penyakit Diabetes sering menjangkit kepada orang tua,  Namun Akhir-akhir ini, justru kasus diabetes mengalami peningkatan pada anak – anak . Lonjakan kasus diabetes di Indonesia merupakan masalah yang serius dan membutuhkan perhatian. Berdasarkan laporan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tercatat sekitar 1.645 anak di indonesia mengalami diabetes. Jumlah tersebut meningkat 70 kali lipat dari data pada tahun 2010. Dari segi usia IDAI mencatat anak yang umumnya berumur 0 – 4 tahun jumlahnya sekitar 19%, anak berumur 5-9 tahun sekitar 31,5% dan anak 10 – 14 tahun sekitar 46% dari dari jumlah yang dilaporkan

Faktor-faktor seperti gaya hidup yang tidak sehat, pola makan yang tidak seimbang, dan kurangnya aktivitas fisik memiliki peran besar dalam peningkatan kasus diabetes. Hal tersebut perlu diperhatikan oleh para orang tua agar mengontrol anak- anaknya.

Gejala  Diabetes yang Menjangkit  Pada Anak

Terdapat beberapa gejala diabetes pada yang perlu diperhatikann oleh para orang tua, diantaranya :             

                                                                                                                                               

  1. Mudah Kelelahan

Kurangnya energi di dalam tubuh yang disebabkan ketidakmampuan tubuh anak menyerap gula dari makanan yang dikonsumsi. Hal itu membuat anak mudah kelelahan dan terlihat lesu meski sudah makan dalam jumlah atau porsi yang banyak.

2.  Rasa Haus yang Meningkat

Gejala yang dialami anak jika mengidap diabetes biasanya merasakan haus yang tidak biasa dan ingin banyak minum. Hal ini disebabkan pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin.

2. Sering Kencing

Jika  mengalami penyakit diabetes, anak akan sering buang air kecil atau bahkan mengompol. Hal ini karena kadar gula berlebih di dalam tubuh yang dibuang melalui urine.

3. Perubahan Nafsu Makan

Gejala selanjutnya ialah anak mengalami lapar terus menerus walaupun sudah makan untuk mendapatkan energi. Hal ini diakibatkan kurangnya jumlah insulin sehingga glukosa atau gula tidak dapat di konversi menjadi energi.

4.  Berat Badan Turun Drastis

Meskipun makan lebih banyak dari biasanya, namun berat badan anak justru akan semakin turun dan tak mengalami kenaikan. Segera lakukan pengecekan gula darah jika anak mengalami penurunan berat badan secara drastis.

5. Penglihatan Kabur

Kadar gula darah yang tinggi akibat diabetes lama kelamaan bisa menimbulkan saraf mata membengkak. Kondisi ini bisa membuat pandangan terasa buram atau mengalami gangguan penglihatan.

Pencegahan Diabetes Pada Anak

Diabetes terdapat 2 tipe. Yaitu tipe 1 pada anak yang umumnya tidak bisa dicegah karena tipe ini sangat terkait dengan faktor genetik atau turunan, dan tipe 2 yang bisa dicegah. Berikut pencegahan pada diabetes tipe  2 :

  • Menjaga pola makan anak dengan makan – makanan yang sehat dan seimbang. Perbanyak mengkonsumsi buah dan sayur  disetiap harinya.
  • Kontrol makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan yang anak konsumsi seperti, es krim, minuman kemasan, soda dll.
  • Dorong anak untuk aktif berolahraga, Berolahraga bisa menurunkan kadar gula darah di dalam tubuh dan bisa meningkatkan kadar insulin.
  • Batasi aktivitas di depan monitor  seperti menonton TV, bermain ponsel dan aktivitas lainnya yang membuat anak minim untuk bergerak.

Dengan mengenali gejala – gejala dan beberapa cara pencegahan diabetes pada anak, diharapkan para orang tua bisa meminimalisir risiko terserang diabetes. Jika kamu tertarik untuk mempelajari ilmu dan menambah pengetahuan tentang kesehatan, kamu bisa berkuliah di fakultas kesehatan DI edunitas. Di edunitas kamu bisa menemukan berbagai kampus dengan fakultas kesehatan di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjutnya klik disini.

 Baca juga : Tingkatkan karier dengan cara jitu berikut

Baca artikel menarik lainnya di sini

 https://edunitas.com

 

 
Edunitas Author:
Dennis
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus