FOMO: Perasaan Takut Ketinggalan Trend Yang Menghantui Gen Z

person
Dennis
tag
lainnya
visibility
46
FOMO: Perasaan Takut Ketinggalan Trend  Di kalangan  Gen Z

Halo sahabat Edunitas!

Masih ingat pertama kali Coldplay mengumumkan akan konser di Indonesia ? Tiketnya langsung ludes dalam hitungan menit. Selain dikarenakan oleh fansnya yang banyak, banyak juga diantaranya membeli tiket karena nggak mau ketinggalan euforia konser walaupun nggak tau lirik dari lagu- lagu Coldplay. Dan belum lama ini, ramai diperbincangkan di media sosial tentang aplikasi garapan Meta, Threads yang membuat semua orang berbondong – bondong menginstall dan menggunakan aplikasi ini. Tidak sedikit juga yang langsung menginstal Threads tanpa tahu apa kegunaanya. Orang – orang yang ikut – ikutan atau yang merasa takut terlihat kurang update atau ketinggalan trend di media sosial disebut FOMO.

Apakah sahabat termasuk orang – orang FOMO seperti yang disebutkan diatas? Mari kita bahas.

Baca juga: Threads: Meta Luncurkan Kompetitor Twitter

Pengertian FOMO

Istilah FOMO atau Fear of Missing Out merupakan ketakutan tertinggal atau tidak mengetahui peristiwa, informasi dan momen yang dianggap lebih baik oleh orang lain.

Ketakutan tertinggal ini lebih sering dialami oleh warganet atau pengguna media sosial yang didominasi oleh generasi muda. Para pengguna media sosial mudah melihat dan mengikuti kehidupan orang lain di media sosial yang memungkinkan untuk membandingkan kehidupan orang lain dengan diri sendiri yang menimbulkan rasa tidak percaya diri. Selain itu takut ketinggalan trend dan tidak gaul menjadi salah satu alasannya.

Rasa ketakutan akan tertinggal dan penggunaan media sosial berlebihan ini muncul karena menghindari penolakan secara sosial. Hal ini mengakibatkan seseorang cenderung untuk membuka media sosial secara terus menerus yang bisa mengorbankan waktu tidur dan memiliki sikap apatis di kehidupan nyata.

Dampak FOMO Pada Kesehatan Mental

Kecemasan Sosial

FOMO bisa menyebabkan kecemasan sosial, di mana sahabat merasakan khawatir yang berlebih tentang apa yang orang lain pikirkan kepada sahabat. Rasa cemas ini dapat memicu stress yang berlebihan.

Tidak Puas Pada diri Sendiri

Apa yang terlihat sempurna di media sosial dapat mengakibatkan insecure dan cemas berlebihan dan merasa hidup sahabat nggak ada apa – apanya dibandingkan orang lain. Hal ini berpengaruh pada harga diri dan kepercayaaan diri seseorang,

Gangguan Tidur

Penggunaan berlebihan media sosial dan smartphone dapat menyebabkan FOMO yang parah, yang pada akhirnya dapat mengganggu pola tidur. Cahaya yang dipancarkan smartphone ini menghambat produksi melatonin, hormon tidur alami tubuh Anda. FOMO juga dapat menyebabkan kecemasan dan stres yang membuat kamu sulit untuk tidur.

Produktivitas Menurun

FOMO dapat menyebabkan penurunan produktivitas karena fokus dan konsentrasi sahabat terganggu dan membuat sulit fokus pada tugas atau pekerjaan yang sedang dilakukan. Terlalu sibuk memeriksa hal baru media sosial dan takut ketinggalan sesuatu sehingga kesulitan fokus pada tugas yang penting. Hal ini juga dapat menyebabkan terhambatnya tanggung jawab atau menunda pekerjaan yang lebih penting. karena waktu sahabat lebih banyak dihabiskan untuk melihat kehidupan orang lain di media sosial.

Baca jugaPortal Lowongan Kerja di Edunitas, Memudahkanmu Mencari Pekerjaan

Cara Mengatasi FOMO

FOMO sangat berbahaya jika membuat kamu terus menerus mencari validasi lewat unggahan di media sosial. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas hidup, jadi penting untuk sahabat untuk mengatasi FOMO.

  1. Mengurangi Penggunaan Media Sosial. Sahabat bisa membatasi penggunaan media sosial sementara waktu atau detox media sosial dan menikmatii kehidupan nyata.
  2. Bijak menggunakan media sosial. Sahabat bisa menyaring konten yang dilihat di media sosial.
  3. Fokus Mengembangkan hobi dan Memprioritaskan hal – hal yang penting di dalam hidup kamu. Hal tersebut bisa membantu untuk mengurangi sahabat untuk membanding – bandingkan kehidupan sahabat dengan orang lain.
  4. Menerapkan gaya hidup hemat, sahabat bisa mengontrol keinginan dan memprioritaskan kebutuhan. Tanamkan dipikiran sahabat bahwa kita gak harus punya segalanya dan tidak harus memenuhi keinginan yang terlintas dipikiranmu
  5. Belajar Menerima kenyataan. Setiap individu memiliki perjalanan dan kehidupan yang berbeda. dan tidak semua yang ada di dunia bisa kita ikuti. Belajarlah untuk menerima kenyataan 

Kita mungkin sulit untuk lepas dan abai terhadap dari perkembangan yang terjadi di media sosial, namun perlu dibatasi juga jangan sampai hal tersebut membuat sahabat FOMO, Insecure dengan orang lain dan mengurangi kepuasan dalam hidup.  

 

Baca artikel menarik lainnya di sini.

 

https://edunitas.com

 
Edunitas Author:
Dennis
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus