G20 Presidency: Refleksi Pendidikan Indonesia

person
Delia
tag
pendidikan
visibility
146
G20 Presidency: Refleksi Pendidikan Indonesia

Berhubung karena Hari Pendidikan Nasional (1 Mei) di tahun ini bertepatan dengan rangkaian pelaksanaan G20 Presidency dan Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumahnya, maka kesempatan besar untuk melihat kembali kondisi, situasi, dan keadaan pendidikan Indonesia.

G20 Presidency

G20 Presidency adalah forum kumpulan negara-negara yang menyumbang ? kekayaan dunia. Di tengah pandemi dan berbagai masalah global, G20 Presidency ini hadir dengan membawa tiga isu besar yang akan dibahas, yaitu global health architecture, digital transformation, and sustainable energy transition dengan tema “Recover Together, Recover Stronger”.

Indonesia sendiri menjadi negara berkembang pertama yang dipercaya untuk menjadi tuan rumah pagelaran internasional ini. Dengan menjadi tuan rumah, Indonesia memiliki berbagai kesempatan, misalnya momentum untuk meningkatkan ekonomi diplomasi, mendapatkan keistimewaan untuk menentukan agenda setting, menyeimbangkan kepentingan dan prioritas antara negara maju dan negara berkembang. Kemudian, memperkuat sektor kunci ekonomi melalui negosiasi forum G20 dalam perdagangan, investasi, ketenagakerjaan, pertanian, kesehatan, pendidikan, sumber daya manusia, dan SDGs.

Apa Hubungannya dengan Pendidikan?

Sebab, sehubungan dengan tiga isu besar yang akan dibahas dalam forum internasional tersebut, pendidikan merupakan kunci untuk membangun global health architecture, pendidikan dibutuhkan dalam pengembangan transformasi digital, dan pendidikan dibutuhkan dalam energi terbarukan. Pendidikan, khususnya pendidikan teknologi sangat dibutuhkan di dunia yang modern ini.

Menurut World Bank, hingga tahun 2030 nanti, Indonesia akan menjadi negara yang kekurangan tenaga skilled dan semi-skilled ICT hingga 9 juta orang. Padahal, ada 300.000 lebih lulusan SMK jurusan Teknik Komputer Jaringan dan Rekayasa Perangkat Lunak yang menganggur. Sebuah paradoks yang harus secepatnya dicari solusinya.

Apa Solusi dari Pemerintah?

Sejauh ini, pemerintah telah membuat berbagai program untuk menyelesaikan masalah ini. Misalnya, program revitalisasi SMK, program prakerja, digital talent scholarship, hingga mata pelajaran Informatika yang akan dimasukkan ke dalam kurikulum prototipe. Namun, apakah sejauh ini sudah berjalan efektif? Mengingat visi Indonesia yang akan menjadi pusat ekonomi digital se-Asia pada tahun 2045 sangat erat kaitannya dengan permasalahan ini.

Yang kemudian memunculkan tanda tanya adalah pemerintah belum terlalu fokus untuk mendetailkan profesi di bidang digital ini, sehingga terlalu banyak orang dari disiplin ilmu yang berseberangan dengan digital ikut terjun hanya karena kepepet saat melihat peluang belajar. Jika sampai di sini, kita telah menemukan sedikit cahaya dari permasalahan ini, yaitu menciptakan ruang belajar untuk bidang digital yang lebih spesifik.

Spesifikasi Keahlian SDM Indonesia

Tentu Sahabat Edunitas yang membaca artikel ini paham bahwa di dunia digital sekarang ini, perkembangan profesi di bidang informatika dan digital makin spesifik. Dalam hal konten, ada beberapa spesifikasi, ada content strategic, content marketing, content writing, SEO, copywriting, dan lain sebagainya. Melirik ke bidang Artificial Intelligence yang juga sangat bercabang, misalnya data analyst atau NLP. Belum lagi spesifikasi ahli di masing-masing media sosial dan aplikasi design, misalnya Canva expert, Ai expert, Instagram Expert, dan lain sebagainya.

Hal itu perlu untuk menemukan orangnya masing-masing sehingga dengan adanya tenaga ahli di masing-masing skill dapat menciptakan berbagai peluang kerja bahkan lapangan kerja sendiri. Dengan demikian, solusi yang paling masuk akal adalah gencar untuk membuat akademi di masing-masing bidang yang spesifik tadi.

Berbagai lembaga, komunitas, dan perusahaan swasta kini telah memulai mengembangkan akademi sendiri, misalnya Tokopedia, Gojek, Efishery, dan lain sebagainya telah memulai. Saatnya untuk pemerintah melihat peluang itu dan berguru pada perusahaan swasta yang sepertinya lebih bisa melihat hilal masa depan 9 juta alumni Informatika ini.

Hal lainnya yang penting untuk diperhatikan adalah pemerataan fasilitas digital. Akses internet, kepemilikan alat kerja berupa laptop, dan penguasaan komputer harus merata di seluruh Indonesia. Di Indonesia bagian Timur, jangankan menguasai komputer, menggunakan saja hanya pada jam TIK di sekolah yang hanya berlangsung beberapa jam dan waktu yang terbatas.

Lantas, Bagaimana Cara Memulai

Dengan masalah seperti ini, setiap individu yang terdidik di Indonesia harus menjadi pribadi yang inisiatif untuk memulai sesuatu, seperti yang dibahas dalam artikel berikut. Untuk Sahabat Edunitas yang masih duduk di bangku SMA/SMK dan memiliki keinginan bekerja di dunia informatika, digital, dan teknologi serta ingin melanjutkan pendidikan perguruan tinggi, disarankan untuk mempertimbangkan profesi yang berkaitan dengan digital, informatika, dan teknologi yang erat kaitannya dengan kebutuhan dunia saat ini dan segera memilih jurusan yang sesuai.

Saat ini banyak sekali perguruan tinggi yang menawarkan jurusan yang seperti ini, jurusan yang mendetail ke digital, teknologi, dan informatika. Jurusan dan kampus ini tersebar di seluruh daerah di Indonesia. Mulai dari perguruan tinggi bidang marketing, design, informatika, komputer, media, dan lain sebagainya. Semua telah menjadi satu kesatuan koneksi di Edunitas.

Peran Edunitas dalam Spesifikasi Pendidikan

Edunitas bukan hanya menjadi jembatan untuk mengantarkan Sahabat ke gerbang pendidikan yang spesifik dan detail, Edunitas juga memberikan solusi dan penawaran kemudahan yang sesuai dengan metode modern, yaitu online.

Semua proses administrasi Edunitas dilakukan secara online, mulai dari pendaftaran, konsultasi, pembayaran, dan kegiatan perkuliahan. Dari segi program, Edunitas tidak lupa menghadirkan program kuliah karyawan yang memudahkan Sahabat yang kuliah S1 sambil bekerja untuk mencari uang jajan atau para pekerja yang ingin melanjutkan S2 untuk berbagai kepentingan.

Edunitas merangkum dan menawarkan solusi yang mudah sehingga pengembangan individu dan sumber daya manusia di Indonesia makin maksimal dan bisa berpartisipasi dalam menyukseskan Indonesia menuju pusat ekonomi digital tahun 2045.

 

Baca artikel menarik lainnya di sini.

 
Edunitas Author:
Delia
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus