Seorang petugas kebersihan yang bertugas di Rumah Sakit Wisma Atlet menjadi orang pertama yang terdeteksi Omicron.
Menurut situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada 28 November 2021 varian terbaru dari virus corona itu berasal dari Afrika Selatan. Dan pada 26 November 2021, WHO menetapkan bahwa varian tersebut sebagai varian yang menjadi perhatian atau variant of concern (VoC) yang diberi nama Omicron.
Gejala Omicron memang seperti sakit biasa, namun harus di waspadai. Berikut ini adalah gejala Omicron yang harus kamu tahu untuk berjaga-jaga:
Batuk merupakan gejala umum jika seseorang dinyatakan terinfeksi virus Covid-19. Namun pada varian Omicron hanya sakit tenggorokan saja, seperti terasa gatal, kering, tidak ada gejala batuk.
Banyak pasien Covid-19 yang mengeluhkan jika sakit kepala. Sakit kepala merupakan salah satu gejala paling umum akibat infeksi virus corona. Sakit kepala yang dirasakan:
Pilek
Pilek merupakan gejala yang paling sering dilaporkan setelah sakit kepala. Hampir 60 persen orang positif Covid-19 mengeluhkan pilek. Namun para peneliti beranggapan bahwa saat tingkat infeksi rendah, kemungkinan besar pilek bukan disebabkan oleh virusa corona, tetapi alergi.
Bersin
Peneliti memberitahu bahwa bersin termasuk gejala Omicron. Gejala ini bahkan terjadi pada orang yang sudah vaksin Covid-19. Dijelaskan juga bahwa tidak selalu mengindikasikan infeksi varian Omicron tetapi bisa bertanda alergi maupun pilek biasa. Jadi, bersin bukan gejala yang pasti karena bersin sangat umum. Meskipun banyak orang dengan Covid bergejala bersin.
JIka anda merasakan gejala diatas segera lakukan tes PCR atau rapid test antigen, untuk menjaga-jaga terinfeksi atau tidak. Hal yang dilakukan jika terinfeksi Covid-19 maka anda wajib melakukan isolasi mandiri agar tidak menularkan ke orang lain. Saat isolasi mandiri kondisi anda semakin parah alangkah baiknya melaporkan ke Dokter atau Petugas Kesehatan yang berkaitan dengan Covid-19 supaya ditangani dengan baik.
Baca juga artikel kami lainnya banyak informasi menarik disini.
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus