Prospek Pekerjaan Lulusan Ilmu Hukum
Pada kesempatan kali ini, eduNitas ingin membahas salah satu jurusan popular serta di inginkan oleh calon mahasiswa baru. Apa itu? Yap! Jurusan kuliah Ilmu Hukum. Pasti diantara kalian mempunyai keinginan untuk bisa lulus sebagai Sarjana Hukum bukan?
Apa itu Ilmu Hukum?
Jurusan Ilmu Hukum mungkin sudah di impi – impikan oleh banyak calon mahasiswa. Dalam jurusan kuliah, Ilmu Hukum ini mempelajari berbagai sistem Hukum yang mempunyai kaitan dengan masyarakat maupun dengan bisnis.
Prospek pekerjaan bagi jurusan kuliah Ilmu Hukum ini pun cukup luas. Mulai dari pengacara sampai dengan hakim. Jurusan kuliah Ilmu Hukum ini dapat dikatakan sebagai salah satu jurusan populer di kampus. Karena hampir semua kampus menawarkan jasa jurusan Ilmu Hukum ini.
Di dalam materi pembelajaran jurusan Ilmu Hukum ini, mahasiswa akan mempelajari berbagai macam Hukum dasar, mulai dari Hukum pergadangan, Hukum perdata, Hukum tata negara, Hukum perdana, hingga Hukum international.
Sebenarnya peluang pekerjaan untuk mahasiswa lulusan jurusan kuliah Ilmu Hukum sangat bermacam – macam. Namun, sebagian profesi Ilmu Hukum ini mengharuskan mahasiswa lulusan S1 Ilmu Hukum ini harus melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 / magister.
Kenapa?
Karena untuk beberapa pekerjaan lebih spesifik membutuhkan syarat dengan gelar S2 magistermu. Misalnya saja jika ingin berfprofesi sebagai pengacara harus mengambil pendidikan khusus profesi dengan jurusan pengacara / advokat. Selain itu, ini juga berlaku untuk notaris. Kali ini, eduNitas sudah merangkum beberapa pekerjaan yang bisa di jadikan referensi untuk kalian lulusan S1 jurusan Ilmu Hukum.
Seperti sudah eduNitas bahas sebelumnya, jika mahasiswa lulusan S1 jurusan Ilmu Hukum serta ingin menjadi notaris, diharuskan buat menempuh pendidikan ke jenjang S2 terlebih dahulu sebelum mengambil profesi sebagai notaris ya. Notaris adalah pejabat umum yang memiliki wewenang untuk membuat akta misalnya saja akta tanah.
Selain membuat akta tanah, notaris juga dapat mewakili customernya dalam prosedur Hukum dan akan membuat dokumen untuk diserahkan ke pengadilan. Misalnya saja untuk membantu customernya dalam hal balik nama akta tanah suatu rumah dari pemilik sebelumnya ke pemilik baru.
Pengacara atau yang biasa disebut dengan advokat adalah sebuah profesi yang menawarkan jasa Hukum baik di dalam pengadilan maupun di luar pengadilan. Dalam sistem penegakan Hukum yang berlaku di Indonesia, pengacara punya kedudukan setara dengan hakim, jaksa, serta polisi.
Namun, sebelum mahasiswa lulusan S1 jurusan Ilmu Hukum ingin bekerja sebagai advokat, pastikan terlebih dahulu kalian sudah mengambil pendidikan khusus profesi dengan jurusan pengacara / advokat ya. Karena semua lulusan S1 jurusan Ilmu Hukum tidak bisa langsung bekerja menjadi pengacara / advokat setelah lulus sarjana.
Apa yang dimaksud dengan prospek Hakim itu? Hakim adalah seseorang yang memimpin sebuah jalannya persidangan dari mulai awal persidangan hingga akhir persidangan. Sama seperti pengacara, jika lulusan S1 jurusan Ilmu Hukum ingin mempunyai profesi sebagai hakim, harus pastikan terlebih dahulu mahasiswa tersebut mengambil pendidikan khusus profesi dengan jurusan Hakim ya.
Secara garis besar, hakim mempunyai wewenang untuk memeriksa dan mengadili, serta memutuskan keputusan pada suatu perkara di dalam persidangan. Hakim juga memiliki perbedaan profesi satu dengan lainnya.
Misalnya saja hakim di perdana umum menangani masalah pidana dan perdata, berbeda dengan hakim peradilan agama yang menangani perkara masyarakat di Indonesia beragama islam. Dalam melaksanakan tugasnya, seorang hakim di tuntut untuk menjadi adil dan tidak boleh membeda – bedakan satu dengan lainnya.
Meskipun sama – sama bertugas untuk menegakkan keadilan. Namun, tugas seorang jaksa dan seorang hakim itu berbeda ya. Seorang jaksa memiliki tugas untuk menyampaikan tuduhan kepada masyarakat – masyarakat yang melanggar Hukum pada saat proses pengadilan berlangsung.
Selain itu, setiap kali seorang Jaksa melaksanakan tugas wewenangnya maka mereka harus bertindak sesuai dengan dasar Hukum di Indonesia, mengesampingkan norma keagamaan kesopanan dan serta harus menggali dan menjunjung tinggi nilai – nilai kemanusiaan kesusilaan yang berlaku di masyarakat.
Seorang jaksa hanya bisa diangkat dan diberhentikan oleh seorang Jaksa Angung. Untuk mahasiswa lulusan S1 jurusan Ilmu Hukum, sebelum menjadi seorang jaksa ambilah pendidikan dan pelatihan khusus pembentukan jaksa terlebih dahulu ya.
Yang terakhir adalah menjadi seorang politisi. Jika dirimu seorang lulusan S1 Ilmu Hukum, kamu bisa langsung mendaftarkan jadi politisi loh. Tetapi pastikan dulu suara masyarakat yang memilih kamu dalam pemilihan umum banyak ya. Agar dirimu bisa menang melawan sainganmu.
Mungkin menurut pemikiran sebagian masyarakat kalau jadi politisi itu enak, padahal pekerjaan mereka berdasarkan kepada aspirasi masyarakat. Bayangkan saja masyarakat di Indonesia yang banyak, dirimu semua mengerjakan, pasti melelahkan bukan?
Menjadi politisi ini ada bebrapa tingkatannya mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota / kabupaten, hingga negara. Untuk mahasiswa memiliki keinginan buat jadi politisi ini, banyak – banyaklah mengikuti organisasi ya. Karena kemampuan mahasiswa dalam berorganisasi sangat membantu di perkerjaan ini.
Selama 4 tahun atau 8 semester dalam menempuh pendidikan S1 Hukum dari awal hingga lulus, akhirnya mahasiswa jurusan kuliah Ilmu Hukum ini memiliki gelar S.H (Sarjana Hukum). Terlepas dari materi pembelajaran dan peminatannya, secara umum di dalam jurusan kuliah Ilmu Hukum ini, para mahasiswa akan dilatih agar membuat diri mahasiswa lebih berani dalam mengemukakan pendapat mereka.
Tentunya karena hal ini akan membuatmu jadi memiliki kepribadian yang pemberani serta dapat menguatkan mentalmu. Pembawaan mahasiswa jurusan kuliah Ilmu Hukum ini juga biasanya menjadi lebih tegas dibandingkan sebelum mereka mengambil jurusan kuliah Ilmu Hukum ini.
Segera daftarkan dirimu sebagai calon mahasiswa di jurusan ilmu hukum dengan mengklik dibawah ini
Kesimpulan dapat kita ambil dari pembahasan kali ini adalah jika mahasiswa lulusan S1 Ilmu Hukum, pastikan terlebih dahulu profesi ingin di dapatkan. Karena mayoritas profesi kita bahas sebelum ini membutuhkan sertifikat profesi khusus maupun harus melanjutkan pendidikan Ilmu Hukum ke jenjang lebih tinggi seperti S2 untuk profesi notaris.
Selain itu, jika mahasiswa lulusan S1 jurusan Ilmu Hukum serta ingin menjadi Hakim. Pastikan dapat bersifat adil dan tidak membeda – bedakan status di dalam berlangsungnya pengadilan. Jika memang orang tersebut bersalah maka harus di Hukum sesuai dengan Hukum – Hukum berlaku di Indonesia. Benar begitu?
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus