Berbicara tentang dampak pemanasan global, krisis iklim, climate change, dan global warming memang tidak ada habisnya. Mengapa? Sebab, semua hal tersebut berkaitan satu dengan yang lain, alias masalahnya berantai dan akan semakin parah jika tidak segera ditindaklanjuti dan diperhatikan. Masalah ini sangat penting karena berhubungan dengan bumi, satu-satunya planet–sampai saat ini–yang menyediakan kehidupan yang layak untuk manusia.
Berdasarkan laporan Organisasi Meteorologi Dunia, suhu global tahun 2021 adalah 1,1 Celcius di atas rata-rata masa pra-industri dan bergerak mendekati batas, yaitu 1,5 Celcius. Batas tersebut disepakati oleh negara-negara di dunia sebagai batas iklim terburuk.
Setelah kita membahas mengenai climate crisis dan dampaknya ke kehidupan manusia di artikel sebelumnya, kali ini kita akan membahas mengenai pemanasan global yang mengintai para penghuni laut di dunia. Yup, kita akan membahas lebih spesifik ke kondisi laut dunia.
Senin, 27 Juni 2022 kemarin, Sekjen PBB dalam Konferensi Laut PBB di Lisbon, Portugal, Antonio Guterres menyatakan bahwa dunia sedang berada pada status darurat laut. Dengan kehadiran para pemimpin global dan 20 kepala negara di konferensi tersebut, Sekjen PBB mengajak untuk kembali mengambil kebijakan tegas dalam upaya melindungi dan memulihkan kesehatan laut dunia. Jika Sahabat Edunitas belum mendapatkan informasi mengenai perjanjian beberapa negara untuk menjaga lautan dunia, mari merapat!
Kuliah Karyawan Online di Kampus Terbaik Edunitas
Sebenarnya, perjanjian mengenai usaha untuk melindungi laut lepas dunia dari eksploitasi telah direncanakan sejak lama. Namun, PBB menilai bahwa beberapa negara tidak bisa diajak kerja sama sehingga menghambat progress perjanjian ini. Akibatnya, dari 64% laut lepas yang berada di luar batas teritorial, hanya 1,2% yang saat ini dilindungi oleh PBB.
Ditambah lagi dengan pengelolaan aktivitas manusia seperti pembuangan air limbah ke laut, membuang kurang lebih 8 juta ton plastik ke laut setiap tahun juga semakin membuat ekosistem laut semakin buruk.
Berbicara tentang dampak pemanasan global terhadap permukaan air laut sudah sangat jelas dan nyata. Kenaikan permukaan air lair, pemanasan suhu laut, pengasaman air laut, dan konsentrasi rumah kaca yang mencapai rekor dengan konsentrasi CO? 50% lebih tinggi dari sebelum Revolusi Industri.
Iya, guys! Sikap kita sebagai manusia sangat berpengaruh dalam melindungi kelestarian bumi, dalam hal ini melindungi lautan dari sikap tak acuh manusia sehingga menyebabkan berbagai masalah alam lainnya. Hal yang paling simple, bijaklah dalam membuang sampah pada tempatnya dan bijaklah dalam menangkap ikan.
Dengan demikian, jika manusia terkontrol dalam mengelola lautan maka lautan akan kembali menjadi penyedia berbagai makanan bagi manusia. Bahkan penelitian PBB mengungkapkan bahwa laut akan menyediakan nam kali lipat bahan makanan dan 40 kali lipat energi terbarukan jika kualitas dan kebijakan mengenai lautan digencarkan kembali.
Pembicaraan mengenai hal ini akan terus dilanjutkan di konferensi-konferensi selanjutnya yang akan dilaksanakan oleh PBB.
Sahabat Edunitas juga bisa berpartisipasi dalam penanganan masalah ini dengan menggeluti dan mendalami ilmu yang berkaitan, seperti beberapa jurusan berikut ini.
Jurusan Perikanan di Beberapa Kampus Terbaik
Jurusan Lingkungan di Beberapa Kampus Terbaik
Jurusan Geografi di Beberapa Kampus Terbaik.
Dengan mendalami ketiga jurusan tersebut, Sahabat dapat berpartisipasi aktif dalam sosialisasi ke masyarakat, membuat kebijakan, dan menginisiasi beberapa kegiatan masyarakat dalam rangka sosialisasi lingkungan hidup yang lebih baik untuk peradaban yang lebih baik.
Baca artikel menarik lainnya di sini.
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus