Yogyakarta Predikat I untuk Indeks Literasi Digital di Indonesia

person
Delia
tag
kampus
visibility
76
Yogyakarta Sebagai Kota dengan Indeks Literasi Tertinggi

Halo Sahabat edunitas!

Kali ini mari kita mulai dengan pertanyaan, seberapa paham Sahabat dengan konsep literasi? Apakah Sahabat juga terjebak dengan stigma umum bahwa literasi adalah tingkat minat baca masyarakat di suatu wilayah. No! Di artikel ini, kita akan membahas mengenai literasi. Apa saja indikator pengatur literasi? Daerah mana yang dicetuskan sebagai peringkat pertama dalam literasi digital di Indonesia?

Literasi

Seperti yang masyarakat umum ketahui, literasi merupakan kemampuan seseorang untuk membaca, menulis, dan memahami informasi tertulis. Padahal, jika ditelaah secara detail, literasi jauh lebih luas dari pengertian tersebut. Literasi mencakup kemampuan seseorang untuk memahami dan menganalisis informasi yang kompleks, termasuk informasi ilmiah atau teknis. Kemampuan ini dapat meliputi kemampuan untuk memahami grafik atau tabel, membaca jurnal ilmiah, menganalisis data, menggunakan informasi dalam konteks tertentu; seperti dalam kehidupan sehari-hari, di tempat kerja, atau dalam pendidikan. 

Selain itu, literasi juga merupakan kemampuan seseorang untuk memahami dan menggunakan teknologi informasi, termasuk internet dan media sosial. Bahkan semakin berkembangnya digital dan berpengaruh besar dalam keseharian masyarakat, literasi digital menjadi sangat penting. Misalnya menggunakan aplikasi yang membantu dalam kehidupan sehari-hari, memanfaatkan berbagai fasilitas negara dalam bentuk digital, misalnya akses kesehatan, akses internet di tempat umum, dan lain sebagainya. Tidak hanya sampai di titik itu, literasi ini juga mencakup pada bentuk tanggung jawab dan juga penggunaan yang tepat terhadap suatu informasi dan teknologi.

Literasi Digital di Indonesia

Perlahan, pengertian dan pemahaman ini semakin meluas dan mulai dipahami lebih dalam oleh masyarakat Indonesia. Pada bagian ini kita akan fokus membahas literasi digital yang ada di Indonesia. Berdasarkan laporan Status Literasi Digital di Indonesia 2021 yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Katadata Insight Center (KIC), indeks literasi digital di Indonesia tahun 2021 hanya di angkat 3,49 dari skala 1-5. Skala tersebut berarti bahwa hanya berada di level sedang. Adapun lebih spesifiknya, daerah yang memiliki tingkat literasi tertinggi se-Indonesia adalah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan skor 3,71 dan daerah terendah ditempati oleh Maluku Utara dengan skor 3,18.

Indeks Persentase Literasi Digital

Predikat tersebut didapatkan dari penilaian yang diterapkan untuk mengukur indeksnya. Adapun beberapa indikator penilaiannya adalah sebagai berikut.

  • Akses Internet: Indikator ini menilai sejauh mana seseorang memiliki akses ke internet, baik melalui ponsel, komputer, atau perangkat lainnya. Akses internet menjadi kunci penting dalam literasi digital karena banyak sumber informasi dan media belajar yang tersedia secara online.
  • Penggunaan Teknologi: Indikator ini menilai sejauh mana seseorang dapat menggunakan teknologi digital, termasuk keterampilan dasar seperti mengirim email, mengirim pesan teks, menggunakan aplikasi media sosial, mengunduh dan menginstal aplikasi, dan lain-lain.
  • Literasi Media Sosial: Indikator ini menilai sejauh mana seseorang dapat memahami dan menggunakan media sosial dengan bijak. Literasi media sosial mencakup keterampilan seperti memeriksa keaslian informasi, menjaga privasi online, memahami bagaimana algoritma bekerja, dan memilih konten yang aman dan positif.
  • Literasi Informasi: Indikator ini menilai sejauh mana seseorang dapat menilai, memilih, dan menggunakan informasi secara efektif. Literasi informasi mencakup keterampilan seperti memeriksa keaslian sumber informasi, memahami jenis-jenis informasi, dan memahami cara menyusun dan mempresentasikan informasi.
  • Keterampilan Pemecahan Masalah: Indikator ini menilai sejauh mana seseorang dapat mengatasi masalah dan menemukan solusi menggunakan teknologi digital. Keterampilan pemecahan masalah mencakup keterampilan seperti memecahkan masalah teknis, menemukan solusi melalui internet, dan memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
  • Keterampilan Kritis: Indikator ini menilai sejauh mana seseorang dapat memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi secara kritis. Keterampilan kritis mencakup keterampilan seperti mempertanyakan informasi, mengidentifikasi bias dan kepentingan tersembunyi, dan memahami konsekuensi dari informasi yang dikonsumsi.
  • Keterampilan Kolaborasi: Indikator ini menilai sejauh mana seseorang dapat bekerja sama dengan orang lain menggunakan teknologi digital. Keterampilan kolaborasi mencakup keterampilan seperti berkomunikasi secara efektif melalui media digital, membagikan informasi dan sumber daya dengan orang lain, dan bekerja dalam tim secara virtual.

Selain itu, empat indeks berikut merupakan penentu persentase terbesar indeks literasi digital, yaitu sebagai berikut.

  • Digital Skills (kecakapan digital). Kemampuan dalam mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras dan piranti lunak teknologi informasi-teknologi (TIK) serta sistem operasi digital dalam kehidupan sehari-hari.
  • Digital Ethics (etika digital). Kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata kelola etika digital  dalam kehidupan sehari-hari.
  • Digital Safety (keamanan digital). Kemampuan individu mengenali, mempolakan, menerapkan, menganalisis, menimbang dan meningkatkan kesadaran perlindungan data pribadi dan keamanan digital dalam kehidupan sehari-hari. 
  • Digital Culture (budaya digital). Kemampuan membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa, dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari dan digitalisasi kebudayaan melalui pemanfaatan TIK.

Solusi literasi di Edunitas

Yogyakarta menjadi daerah dengan indeks literasi tertinggi menjadi angin segar bahwa fasilitas di kota tersebut terkait pendidikan akan jauh lebih diperhatikan. Oleh karena itu, berinvestasi pendidikan di kota Yogyakarta akan semakin mudah dan nyaman.

Ditunjang hal tersebut, program kuliah karyawan online yang menawarkan masyarakat sebuah program dengan sistem pembayaran kuliah bisa dicicil. Simak link berikut untuk melihat kampus yang ada di Yogyakarta dan nikmati segala keuntungan serta manfaat kuliah karyawan!

 

Baca artikel menarik lainnya di sini!

Edunitas Author:
Delia
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus