Dalam melamar pekerjaan, ada beberapa tahap yang harus dilalui oleh pelamar sampai dengan dinyatakan lulus untuk bekerja di perusahaan yang dilamar. Dimulai dari proses mencari lowongan kerja sampai dengan setelah wawancara kerja selesai.
Tahap pertama adalah mencari lowongan pekerjaan yang sesuai dengan minat serta kualifikasi yang disyaratkan oleh perusahaan. Setelah menemukan lowongan yang sesuai, pelamar dapat melakukan proses pengiriman lamaran kerja dengan mengirimkan surat lamaran, CV, dan persyaratan lamaran lain yang sudah ditentukan oleh perusahaan yang membuka lowongan kerja.
Apabila lolos tahap screening lamaran, perusahaan akan menghubungi pelamar untuk menjadwalkan wawancara. Biasanya wawancara dilakukan sebanyak dua kali, pertama wawancara dengan HRD, kemudian wawancara dengan User atau Kepala Divisi di posisi yang dilamar. Namun kadang ada pula perusahaan yang melakukan wawancara hanya sekali, jadi semua tergantung dari kebijakan rekrutmen perusahaan yang dilamar.
Setelah proses wawancara kerja, banyak dari pelamar hanya menunggu hasil pengumumannya saja. Padahal ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh pelamar setelah wawancara kerja selesai sampai dengan pengumuman lolos atau tidaknya.
Follow Up Setelah Wawancara Kerja
1. Kirim Thank You Note Pasca Wawancara
Thank you note adalah surat ucapan terima kasih kepada HRD yang telah meluangkan waktunya untuk proses wawancara. Thank you note tujuannya langsung ke personal HRD yang mewawancarai, jadi upayakan pelamar hafal siapa nama lengkap yang mewawancarai kita, tanyakan kontak yang dapat dihubungi berupa nomor ponsel serta e-mail.
Selain mengungkapkan rasa terima kasih kepada HRD, pelamar bisa menyisipkan kalimat penegasan kembali bahwa posisi yang dilamar benar-benar posisi yang sesuai dengan kemampuan pelamar. Tulis juga harapan agar informasi hasil wawancara dapat diinformasikan dengan segera.
Fungsi thank you note adalah untuk follow up setelah wawancara kerja, thank you note dapat mengindikasikan bahwa kita sungguh-sungguh ingin bergabung ke perusahaan dan tentunya dapat menjadi pertimbangan tambahan bagi HRD. Waktu yang baik untuk mengirimkan thank you note adalah 1x24 jam setelah proses wawancara atau maksimal 3 hari.
Contoh Thank You Note Setelah Wawancara Kerja
Dear, Ibu Asri Novia Kolopaking
Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membicarakan mengenai posisi sebagai Digital Marketing Strategist. Sebuah kehormatan bagi saya dapat berbincang langsung melalui Zoom Meeting pada tanggal ………....
Besar harapan saya untuk dapat bergabung dengan tim Digital Marketing Strategis di Edunitas.com, terutama setelah dijelaskan lebih lanjut mengenai jenis-jenis campaign yang akan dijalankan kedepannya.
Dengan background saya yang selalu up-to-date perihal dunia digital khususnya sosial media dan mempunyai networking dengan komunitas digital marketer, saya yakin dapat bekerja sama membantu mencapai goals yang diinginkan perusahaan.
Setelah perbincangan kemarin, saya yakin latar belakang yang saya miliki, saya dapat bergabung dan ikut mendukung visi Edunitas.com.
Jika masih ada pertanyaan yang ingin ditanyakan kepada saya, jangan sungkan untuk menghubungi saya di nomor 0878××××××× atau melalui email [email protected].
Salam hangat,
Dilan
2. Surat Menolak Lamaran Kerja
Kondisi berikut ini dapat dilakukan apabila pelamar sedang aktif melamar pekerjaan kemudian mendapatkan offering letter dari dua atau lebih perusahaan di waktu yang berdekatan, maka harus dipilih salah satu perusahaan. Pelamar harus mengirimkan surat penolakan kepada pihak HRD beserta alasannya. Serta tak lupa mengucapkan terima kasih karena telah diberikan kesempatan mengikuti proses rekrutmen di perusahaan tersebut. Karena untuk melaksanakan proses rekrutmen, pihak HRD juga membutuhkan effort waktu, tenaga, dan lain-lain, sudah sepatutnya kita berterima kasih karena telah diberikan kesempatan.
Contoh Surat Menolak Lamaran Yang Baik
Yth Ibu Asri Novia Kolopaking.
Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya atas tawaran bekerja sebagai Advertiser di PT xxxx.
Saya juga mengucapkan terima kasih atas bantuannya selama proses rekrutmen ini berjalan.
Posisi ini merupakan posisi yang menarik dan peluang bagi saya. Tapi, setelah saya pertimbangkan dengan matang, dengan menyesal saya harus menolak tawarannya karena saya merasa kurang sesuai dengan jalur karir yang saya inginkan. Kebetulan di waktu yang sama, saya menerima offering letter untuk posisi Copy Writer, bidang yang saya cukup kuasai saat ini.
Saya sangat menghargai waktu dan kepercayaan yang diberikan. Semoga kita bisa bekerja sama di lain kesempatan.
Sekali lagi mohon maaf dan terima kasih atas kesempatannya.
Hormat saya
Dilan
Demikian hal yang dapat dilakukan setelah proses wawancara kerja selesai yang bisa dicoba ketika mengikuti proses lamaran pekerjaan. Komunikasi antara pelamar dan recruiter harus terjalin dengan baik sampai proses lamaran selesai.
Mau tahu info lowongan kerja dari berbagai jenis perusahaan di Indonesia?, yuk bergabung dengan eduNitas.com. Dapatkan informasi terkini seputar dunia kerja, info lowongan pekerjaan, kuliah karyawan, hanya di eduNitas.com, daftar sekarang juga!