Lonjakan Kasus Covid, Puncaknya akan Terjadi di Akhir Tahun

person
Delia
tag
kesehatan
visibility
80
Lonjakan Kasus Covid di Akhir Tahun, Waspada!

Halo Sahabat Edunitas!

Kalian ngerasa ga sih waktu berjalan begitu cepat? Tiba-tiba udah di penghujung tahun aja? Alhamdulillah ya, banyak hal yang dilalui di tahun ini, meskipun hal buruk dan menyedihkan juga banyak. Hal baiknya, perlahan, Indonesia bangkit dari keterpurukan pasca pandemi sehingga bisa melaksanakan tugasnya sebagai tuan rumah pelaksana G20 2022. Selain G20, banyak hal yang bisa kembali dilakukan sehingga perekonomian Indonesia mampu naik dan masih di status aman dari ancaman resesi 2023. Namun, bencana alam yang terjadi di beberapa titik Indonesia membuat hati sedih. Terlebih lagi, pemerintah mengeluarkan wanti-wanti untuk kenaikan kasus Covid di akhir tahun.

Pandemi covid-19 yang awalnya sudah melandai di tanggal 10 dan 11 mei 2022 yang angka kasusnya sudah 0 kasus, kini mulai Juni 2022 mengalami lonjakan kasus yang sangat tinggi hingga mencapai 8.486 kasus pada 16 November 2022.

Baca Juga: Kelas Karyawan Sabtu-Minggu Edunitas

Apa Penyebab Selalu Terjadi Lonjakan Kasus?

Oke, jadi kenapa selalu terjadi lonjakan kasus itu dijelaskan bukan karena aktivitas masyarakat yang dilakukan selama ini, tetapi dikarenakan selalu ada varian baru yang muncul. Varian baru yang telah diteliti, yaitu adanya varian baru XBB dimana masih sangat jauh dibawah varian Omicron BA1 dan varian Omicron BA2 yang termasuk varian penyebab puncak kasus pada saat awal tahun. 

Pada saat itu terjadi kasus harian yang sangat banyak, kasus per harinya bisa mencapai 60.000 sampai 70.000 kasus. Prediksi puncak kasus Covid-19 disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Ia mengatakan bahwa sub vasian XBB ini diprediksi akan terus bertambah hingga sekarang. Prediksi puncaknya akan terjadi pada Desember 2022 atau kemungkinan bisa terjadi sampai bulan Januari 2023 mendatang. Ketika mencapai puncak, jumlah yang terpapar bisa mencapai 20.000 kasus per hari.

Kasus pertama Omicron XBB di Indonesia ini merupakan transmisi lokal dimana virus ini terdeteksi pada seorang perempuan yang berusia 29 tahun yang baru kembali dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Awalnya ada gejala seperti pada umumnya yaitu pilek, batuk, dan demam. Kemudian ia menjalani pemeriksaan dan dinyatakan positif pada 26 September dan pada tanggal 3 Oktober dinyatakan sembuh.

Baca Juga: Kuliah Karyawan Bogor, Program Kuliah Cicilan

Langkah Sebagai Antisipasi

Peningkatan kasus yang melonjak sampai menyentuh angka 5.000 kasus per harinya, membuat masyarakat menyiapkan suatu langkah sebagai antisipasi dari lonjakan kasus Covid-19. Ada beberapa langkah mitigasi untuk mengurangi terjadi lonjakan kasus yang lebih parah akibat varian baru ini. Diantaranya dengan meningkatkan kembali vaksinasi booster dan selalu tetap menjaga protokol kesehatan dimana pun Sahabat berada, utamanya penggunaan masker di ruang yang tertutup.

Selain disebutkan diatas, pastinya Sahabat harus selalu menjaga pola hidup harus selalu bersih dan sehat untuk mencegah terkena Covid-19 Omicron XBB. Konsumsi makanan yang bergizi seimbang dan selalu makan sayur dan buah dalam menu makan harian. Tidak lupa juga untuk melakukan aktivitas fisik di rumah seperti bersepeda, yoga atau berjalan kaki sekitar 15 menit di sekitar rumah.

Baca Juga: Kuliah Karyawan Edunitas, Efektif dan Efisien!

Itulah beberapa informasi mengenai virus baru yang menyebabkan terjadinya puncak kasus Covid-19. Maka dari itu Sahabat harus tetap waspada mengenai hal ini.

 

Baca artikel menarik lainnya di sini.

Edunitas Author:
Delia
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus