Seminggu belakangan publik ramai memperbincangkan pelantikan menteri pemuda dan olahraga yang baru, Ario Bimo Nandito Ariotedjo. Ario dilantik setelah menteri sebelumnya, Zainudin Amali mengundurkan diri. Saat ini Ario merupakan menteri termuda dalam kabinet Indonesia Maju dengan usia 32 tahun. Kehadirannya dalam kabinet diharapkan dapat memberikan warna berbeda sebagai representasi dari generasi muda. Ditambah lagi, dia menduduki posisi sebagai menteri pemuda dan olahraga sehingga dianggap sesuai antara latar belakang dengan jabatan yang diisi. Lalu, sebenarnya seperti apa kontribusi anak muda yang selama ini diharapkan? Sebelum menjawab pertanyaan ini, simak dulu perjalanan karier Menpora baru ini Indonesia.
Baca Juga: Strategi Menghadapi Dunia Kerja yang Kian Ketat dan Kompetitif
Ario sudah menduduki beberapa posisi penting sebelum dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Senin 3 April lalu. Ario pernah menjabat sebagai anggota tim ahli di Kementerian Koordinasi Perekonomian. Selain itu Ario juga pernah menjabat sebagai ketua umum pengurus ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia) Provinsi DKI Jakarta. Semasa kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Ario aktif dalam berbagai organisasi mahasiswa, salah satunya adalah HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Dalam lini masa perjalan karir sang Menteri, ada dua hal penting yang perlu menjadi perhatian, yaitu pendidikan dan jejaring sosial yang kedua hal ini bisa menjadi batu loncatan untuk memberikan kontribusi lebih jauh.
Selama ini anak muda selalu digadang-gadang memiliki peranan penting dalam kemajuan bangsa. Tidak hanya itu, anak muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan untuk Indonesia yang lebih maju. Dalam konteks pemerintahan, ada beberapa hal yang dapat diwarnai oleh anak muda.
Pemuda tidak lagi dilihat hanya sebagai entitas politik; bersemangat dan memiliki komunitas yang luas. Keberadaan pemuda dalam pemerintahan seharusnya dapat membawa dan mengedepankan isu-isu yang dekat dengan pemuda dengan mengharapkan output berdampak pada kesejahteraan pemuda. Beberapa isu yang dekat dengan pemuda di antaranya perluasan akses pendidikan tinggi, perluasan lapangan kerja yang relevan dan menyejahterakan, kesehatan mental, dan hunian yang layak.
Salah satu karakter yang melekat pada generasi muda adalah simpel alias tidak menyukai administrasi yang panjang dan berbelit-belit. Hal ini diharapkan, keberadaanya dalam pemerintahan dapat menjadi motor penggerak untuk segala kebijakan yang memiliki jalur administrasi panjang. Dengan demikian, berbagai kegiatan dan program dapat berjalan dengan efektif dan efisien dan berdampak pada pemerataan dan kualitas program. Selain itu, generasi muda juga perlu memperhatikan esensi serta tujuan kebijakan tersebut, yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Situasi global saat ini menuntut semua negara untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi yang cepat. Tentu ini menjadi hal yang sangat penting mengingat kemajuan teknologi akan berdampak pada semua aspek kehidupan bernegara. Kemajuan teknologi jika tidak ditangani dengan matang dan terarah akan berujung pada berbagai hal negatif. Oleh karena itu, generasi muda diberikan mandat untuk melakukan penyesuaian dan menciptakan regulasi yang tepat terkait perkembangan teknologi agar mampu menyeimbangkan segala arus perkembangan yang ada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Baca Juga: 9 Jurusan yang Sangat Dibutuhkan di Kalimantan Timur
Sahabat tentu juga bisa berkontribusi sebagai generasi muda dalam pemerintahan. Dengan catatan mengembangkan skill dan potensi diri melalui pendidikan tinggi dan jejaring sosial. Setiap ilmu diharapkan dapat membantu untuk perkembangan negara dan bangsa.Simak berbagai kemudahan dan manfaat melanjutkan pendidikan formal yang disediakan oleh Edunitas dan ratusan kampus yang ada di Indonesia di sini.
Daftar sekarang juga untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan.
Baca artikel menarik lainnya di sini!
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus