Penelitian Teknologi dan Kesehatan Terupdate

person
Delia
tag
lainnya
visibility
146
Rangkuman Penelitian Teknologi dan Kesehatan Terupdate!

Halo Sahabat Edunitas!

Mengawali hari memang paling tepat untuk membuka buku, membaca newsletter, artikel, jurnal, buku kuliah, atau hal lain yang menambah pengetahuan, bukan hanya gosip belaka dan juga konten galau yang bertebaran di timeline media sosial. Bagaimana pun, otak juga membutuhkan asupan agar terus menghasilkan ide-ide cemerlang!

Kali ini, Edunitas akan memberikan berbagai informasi mengenai hasil penelitian ilmiah, yaitu penelitian teknologi dan kesehatan. Hasil penelitian para ilmuwan dan organisasi ini akan membantu Sahabat tetap tercerahkan dengan asupan ilmu pengetahuan yang tetap terpenuhi meskipun di luar kelas formal. Selamat membaca dan menjelajah ilmu, Sahabat Edunitas!

Simak Informasi lengkap dan akurat Edunitas.com di sini!

Penelitian Kesehatan: Pencegahan Kanker

FYI, Sahabat, jumlah total kematian di seluruh dunia turun sepertiga atau sekitar 3,8 juta sejak tahun 1991. Dirilis dari laporan terbaru dari American Cancer Society, angka tersebut mencerminkan perbaikan skrining dan pencegahan pada kanker. Wow, tepuk tangan untuk para dokter dan nakes yang tidak henti-hentinya melakukan penelitian dan sosialisasi kepada masyarakat dunia tentang pola hidup yang mengakibatkan penyakit kanker ini!

Penurunan jumlah kanker ini bisa dilihat dari angka penderita kanker serviks untuk wanita di usia awal dua puluhan turun menjadi 65% setelah diluncurkannya vaksin HPV. Meskipun demikian, masih banyak PR yang harus dilakukan oleh para tenaga kesehatan Indonesia maupun global. Meskipun di satu sisi membaik, namun di beberapa kanker ada yang kondisinya makin parah. Misalnya tingkat kanker prostat yang merupakan penyebab kematian akibat kanker terbesar kedua bagi pria di Amerika Serikat. Hal ini masih terus meningkat dan sering terdeteksi penderita kanker ini dengan stadium lanjut hingga stadium akhir.

So, tetap selalu perhatikan kesehatan, asupan gizi, dan makanan konsumsi sehari-hari ya Sahabat. Jika ingin mengerti lebih jauh mengenai gizi, bisa banget untuk daftar kuliah online di sini dan mengambil jurusan Ilmu Gizi!

Penelitian Teknologi Baru: Planet Baru

Teleskop Luar Angkasa James Webb atau James Webb Space Telescope (JWST) NASA terus memukau masyarakat dengan data dan penemuannya. Baru-baru ini, observatorium luar angkasa baru saja menemukan bukti baru bahwa ia dapat melakukan lebih dari sekadar mengambil foto yang indah di luar angkasa. Lebih tepatnya, ia menemukan planet ekstrasurya pertamanya yang berbentuk mirip sebuah bola berbatu yang jaraknya sekitar 41 tahun cahaya dari bumi di konstelasi Octans yang berdasarkan perkiraan berukuran hampir sama dengan bumi. Teleskop sangat sensitif sehingga dapat dengan mudah mendeteksi berbagai molekul yang ada. Meskipun demikian, para peneliti belum dapat membuat kesimpulan pasti tentang atmosfer yang diberi nama LHS 475 b ini.

Hal ini disebabkan karena beberapa lapisan atmosfer tipe terestrial yang bisa diabaikan. Planet ini tidak mungkin memiliki atmosfer yang didominasi metana yang tebak, mirip dengan Titan, dan bulan Saturnus. Oleh karena itu, planet ini tidak akan menjadi kandidat cadangan jika suatu saat penelitian Elon Musk mengenai Mars sebagai “Bumi” manusia tidak berjalan dengan baik. Hal itu juga karena tingkat panasnya yang 200 derajat lebih panas dari bumi.

Sangat menarik, bukan mengikuti perkembangan dunia “Elon Musk” ini? Dunia perplanetan dan luar angkasa. Jangan lupa untuk tetap mengupdate berbagai informasi terkini di website ini ya!

Penelitian Teknologi: Menghilangkan Karbon Dioksida di Atmosfer

Climeworks, perusahaan yang didirikan oleh Christoph Gebald dan Jan Wurzbacher pada tahun 2009 sebagai spin-off dari ETH Zurich, universitas teknik utama di Swiss dengan tujuan menghilangkan karbon dan menciptakan mesin penyedot gas rumah kaca dari udara. Kamis minggu lalu, Climeworks mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mengeluarkan karbon dioksida dari udara dan meletakkannya di tanah yang pada akhirnya akan berubah menjadi batu dalam proses yang telah diverifikasi oleh auditor.

Hal ini menjadi kabar baik karena menjadi pertama dan satu-satunya perusahaan yang berhasil mengeluarkan dan menghilangkan karbon dari atmosfer secara permanen.

Alat penghilang karbon milik Climeworks ini terletak di Islandia dan telah menuai banyak prestasi seperti telah berhasil menangkap dan mengubah 36.000 metrik ton karbon dioksida per tahun. Angka itu akan menjadi angka yang kecil dibandingkan dengan emisi karbon dioksida global yang dilepaskan di udara setiap tahun. Namun, pada tahun 2021, menurut Badan Energi Internasional, mereka mencapai rekor tertinggi, yaitu berhasil menangkap 36,3 miliar metrik ton karbon dioksida dan mengelolanya dalam bentuk batu di bawah tanah.

Baca Juga: Selangkah Lebih Maju, Microsoft Memimpin Dunia!

Ini adalah langkah awal dari pencegahan dan peperangan melawan perubahan iklim yang diakibatkan oleh karbon dioksida di atmosfer!

 

Baca artikel menarik lainnya di sini.

Edunitas Author:
Delia
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus