Hai Sahabat Edunitas!
Seiring dengan membaiknya pengetahuan masyarakat mengenai syariah, berbagai lembaga dan perusahaan semakin mengembangkan dan meningkatkan layanannya. Bahkan, para lembaga dan perusahaan semakin memperluas jangkauan dan mencoba masuk ke berbagai industri, salah satunya adalah asuransi syariah. Selain itu, fakta bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk Muslim terbesar menjadi nilai tambah peluang perkembangan produk syariah. Meskipun demikian, masih banyak di antara masyarakat yang belum terlalu paham mengenai perbedaan asuransi syariah dan asuransi konvensional.
Magang ke Jepang: Belajar dan Kerja dalam Satu Waktu
Asuransi syariah adalah jenis asuransi yang kegiatan usahanya dijalankan menurut prinsip syariah, yaitu prinsip hukum islam yang telah diatur dalam aturan dan ketetapan MUI.
Dengan kata lain, asuransi syariah adalah sebuah usaha untuk saling melindungi dan tolong menolong di antara pemegang polis (peserta asuransi) melalui pengumpulan dan pengelolaan dana terbaru.
Dana kumpulan dari pemegang polis asuransi syariah digunakan untuk 4 hal berikut ini.
Perbedaan asuransi syariah dan konvensional adalah akadnya. Asuransi syariah menggunakan akad tabarru dan tijarah, sedangkan asuransi konvensional Salah satu perbedaan antara asuransi umum dengan asuransi syariah adalah cara perusahaan mengelola dana premi. Jika asuransi syariah menggunakan konsep sharing risk, maka asuransi umum menggunakan konsep transfer risk. Selain itu, asuransi syariah mendapat fatwa halal dari MUI dan hal ini tidak didapatkan oleh asuransi konvensional.
Rukun asuransi syariah adalah sebagai berikut.
Nah Sahabat Edunitas, itulah penjelasan tentang apa itu asuransi syariah, perbedaannya dengan asuransi konvensional atau umum, serta rukun dari asuransi syariah. Kedua jenis asuransi ini memiliki keunggulan atau kekurangan masing-masing sehingga Sahabat Edunitas dapat memilih berdasarkan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Baca artikel menarik lainnya di sini.
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus