Perkembangan Dunia Olahraga Indonesia: Sepakbola dan Badminton

person
Delia
tag
jurusan
visibility
70
Olahraga Indonesia: Perkembangan Sepakbola dan Badminton

Halo Sahabat Edunitas!

Dunia olahraga kini diwarnai dengan kabar yang membahagiakan dari sepakbola, yaitu Indonesia sah lolos qualifikasi Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-23 2024 setelah sebelumnya tampil ciamik di Piala Asia U-22 2020 dan menjadi juara group. Sedangkan di cabang olahraga badminton, Indonesia tampak kuat dengan berbagai ranking atas dunia yang ditempati oleh para atlit di beberapa sektor.

Baca Juga: Jurusan Olahraga dengan Program Cicilan

Olahraga Sepakbola Indonesia

Setelah pada Mei kemarin, tim sepakbola Indonesia U-22 meraih medali emas sepak bola putra, tampaknya sepakbola kembali menemukan nyawanya setelah 32 tahun absen juara di berbagai turnamen.

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan hasil undian Piala Dunia U-17 kemarin, Jumat, 15 September 2023 bahwa Indonesia akan bersaing di grup A dengan Ekuador, Maroko, dan Panama. Disampaikan pula dari Erick Thohir selaku Ketua PSSI bahwa Garuda Muda harus berani berjuang dan tidak gentar! Kedepannya, tim harus lebih banyak latihan dan menyesuaikan gaya permainan lawan.

Olahraga Badminton Indonesia

Indonesia memiliki sejarah prestasi yang mengesankan di dunia bulu tangkis dan dianggap sebagai salah satu kekuatan besar dalam olahraga ini. Bahkan, salah satu turnamen bergengsi di dunia badminton diambil dari nama atlit badminton Indonesia atau dikenal dengan Bapak Badminton Indonesia, yaitu Dick Sudirman. Berkat kegigihan dan perjuangannya dalam menyukseskan turnamen dunia, Dick Sudirman dipandang sebagai salah satu penggagas dan pelopor badminton dunia oleh BWF yang saat itu masih bernama IBF.

Berikut adalah beberapa torehan prestasi Indonesia di dunia bulu tangkis dilihat dari ranking masing-masing sektor.

Sektor Tunggal Putri

Di sektor tunggal putri, Indonesia per September 2023 telah mengisi posisi ke-8 ranking dunia melalui Gregoria Mariska Tunjung dengan poin 66,961 dengan 21 kali turnamen. Di ranking ke-33 diisi oleh Putri Kusuma Wardani dengan poin 35,789 dengan 19 kali turnamen.

Ranking tersebut cukup progresif untuk di tahun ini karena selama beberapa tahun, Indonesia belum bisa menembus 10 besar.

Sektor Tunggal Putra

Di sektor tunggal putra ada kabar yang membanggakan datang dari posisi ke-2 dunia yang diisi oleh Anthony Sinisuka Ginting dengan jumlah poin 85,501 dengan jumlah turnamen 17 kali. Di posisi ke-6 juga diisi oleh wakil Indonesia, yakni Jonatan Christie dengan poin 73,771 dengan jumlah turnamen sebagak 16 kali. Persaingan cukup ketat karena pada kenyatannya, semua wakil sektor tunggal putra di negara lain mengalami progress yang baik sehingga persaingannya sangat ketat.

Sektor Ganda Campuran

Setelah diisi oleh pasangan Daeva Melati Oktaviani dengan Praveen Jordan di 10 besar, kini sektor ganda campuran merosot dan belum menemukan performa terbaiknya lagi. Meskipun demikian, harapannya Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) lebih memperhatikan sektor ini dan segera menemukan kembali bintang yang bisa bersinar di lapangan.

Sektor Ganda Putri

Setelah raihan medali emas di Olimpiade Tokyo kemarin, sektor ini menemukan kembali penerus Greysia Polii - Apriyani Rahayu, yaitu Apriyani Rahayu-Siti Fadia Silva Ramadhanti. Perwakilan Indonesia ini berhasil masuk dalam urutan ke-8 ranking dunia dengan umur pasangan yang cukup muda. Perolehan poin hingga saat ini sudah di 71,633 selama 18 kali turnamen. Angin segar untuk sektor ini!

Sektor Ganda Putra

Sektor Ganda adalah sektor yang paling diunggulkan belakangan ini, apalagi dengan kehadiran Fajar Alfian - Muhammad Rian Ardianto yang menempati posisi pertama dunia dengan skor 90,129 dengan jumlah turnamen 19 kali. Di ranking ke-10 maish ditempati oleh legendaris Hendra Setiawan - Mohammad Ahsan yang sebelumnya pernah menyentuh ranking ke-3 dunia. Perolehan poin sementara yaitu 66,050 dalam 16 kali turnamen.

Dengan kabar dari kedua cabang olahraga favorit di atas, dunia olahraga bertambah meriah dan masyarakat Indonesia selalu punya tontonan menarik untuk disaksikan.

 

Baca artikel menarik lainnya di sini!

Edunitas Author:
Delia
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus