Strategi Menghadapi Overthinking Bagi Karyawan

person
Delia
tag
karir
visibility
68
5 Tips Mengatasi Overthinking Bagi Karyawan

Halo Sahabat Edunitas!

Berbagai masalah yang bisa diselesaikan oleh psikologi, khususnya mengenai mental health atau kesehatan mental menjadikan sebagian besar masyarakat aware dengan kondisi mentalnya masing-masing. Salah satu hal yang bisa dideteksi sendiri adalah overthinking atau berpikir berlebihan.

Overthinking

Overthinking adalah masalah yang sering dihadapi oleh banyak orang, terutama dalam usia remaja dewasa. Ketika pikiran kita terus-menerus dipenuhi dengan pertimbangan berlebihan dan analisis yang mendalam. Hal ini dapat menghambat produktivitas, mengurangi kualitas kerja atau belajar, dan menyebabkan stres yang berlebihan. Jika terus berlanjut, overthinking sedikit banyak akan menghambat perkembangan karir Sahabat. Melalui artikel ini, Edunitas ingin berbagi beberapa strategi ampuh untuk mengatasi overthinking di dunia kerja. 

Sebelum itu, Sahabat perlu memahami dengan baik gejala overthinking, yaitu munculnya perasaan cemas atas tindakan yang tidak melanggar moral maupun aturan legal, kebingungan berlebihan, dan kesulitan dalam mengambil keputusan. Dengan mengidentifikasi tanda-tanda ini, Sahabat dapat lebih mudah mengambil tindakan untuk menghadapinya.

Baca Juga: Mental Health adalah Masalah Besar Gen-Z, Mengapa Demikian?

Strategi Mengatasi Overthinking

Ada beberapa strategi yang perlu Sahabat lakukan untuk bisa mengatasi overthinking Sahabat.

  1. Fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikan, Sahabat harus memahami bahwa tidak semua hal di dunia dapat dikendalikan. Sahabat cukup fokus pada hal yang dapat dikendalikan, dalam psikologi disebut sebagai lingkaran kendali. Beberapa hal yang dapat Sahabat kendalikan adalah pikiran, pendapat, perkataan, dan tindakan Sahabat. Selain itu ada batasan, cara memperlakukan orang lain, cara mengelola perasaan, dan cara menyayangi diri sendiri. Perasaan overthinking biasanya akan muncul jika Sahabat terlalu fokus pada hal di luar diri atau hal yang tidak dapat dikendalikan seperti sikap dan perasaan orang lain. Secara umum, jika Sahabat dapat mengendalikan lingkar kendali dengan tepat maka hal-hal di luar itu akan datang linear atau positif. Namun, tidak menutup kemungkinan hal-hal yang di luar ekspektasi akan terjadi. Jika terjadi, biarkan dan release, karena manusia memang tidak dapat mengendalikan segala hal disekitar dirinya. 
  2. Batasi waktu untuk overthinking, hal ini penting karena jika Sahabat membiarkan kepala Sahabat terus-terusan memikirkan hal-hal yang tidak perlu maka pikiran hanya akan memproduksi energi negatif. Coba mulai dengan menentukan ruang waktu untuk merenungkan satu masalah. Misalkan, berikan waktu 15 menit untuk memikirkan kenapa rekan kerja A hari ini terlihat dingin. Setelah menghabiskan 15 menit paksa diri untuk berhenti memikirkannya. Alihkan perhatian Sahabat pada sesuatu yang produktif, menyelesaikan tugas dari atasan atau bahkan mengerjakan satu hal baru yang menyenangkan.
  3. Journaling, overthinking biasanya mulai dari isi kepala yang terlalu penuh. Coba keluarkan isi kepala Sahabat satu persatu dengan cara menuliskannya ke dalam jurnal pribadi. Kemudian Sahabat dapat menentukan pikiran mana yang terlalu membebani Sahabat, setelah itu buat keputusan apakah hal tersebut perlu diselesaikan atau hanya pikiran yang tidak rasional. Selain itu menentukan prioritas aktivitas journaling juga akan membantu merilis emosi Sahabat. 
  4. Belajar untuk mengambil keputusan, seperti yang sudah mincantik sampaikan di atas kemungkinan besar overthinking muncul karena Sahabat menggantungkan banyak hal pada orang lain, yang tentunya di luar kendali Sahabat. Jika Sahabat memiliki kemampuan mengambil keputusan dengan tepat dan percaya diri tentu ini akan sangat membantu Sahabat mengurangi ketergantungan pada orang lain.
  5. Utamakan profesionalitas, dunia kerja adalah dunia profesional sehingga setiap masalah yang muncul juga perlu penanganan secara profesional. Sahabat tidak dapat meledakkan emosi atau perasaan dalam porsi yang berlebih dalam dunia kerja. Jika segala sesuatu sudah dilakukan dengan profesional Sahabat tidak perlu khawatir, Sahabat sudah berada pada jalan yang benar. Catata pentingnya adalah bahwa profesional adalah satu-satunya nilai umum yang diterima oleh semua orang yang terlibat dunia kerja. 

Dengan mengetahui strategi di atas, Sahabat bisa melaksanakan dan menyiasati agar tidak larut dalam hal yang belum pasti dan bisa memanfaatkan waktu Sahabat untuk hal lainnya. Selamat mencoba dan semoga sukses! Ingat, waktu kalian sangat berharga!

 

Baca artikel menarik lainnya mengenai pendidikan dan karir di sini!

Edunitas Author:
Delia
SEO Content Writer dengan 4 tahun pengalaman dalam menulis artikel dalam berbagai bidang, mulai dari news, entertainment, gaming, lifestyle, health, otomotif, edukasi, hingga bisnis. Ia memiliki passion khusus di bidang SEO.
Bagikan Artikel :
share

Artikel Terbaru

Artikel Lainnya

Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!

Temukan Kampus Favorit di Daerahmu!

Pertanyaan Umum yang Sering Ditanyakan

Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.

Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.

Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku

Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.

Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda

Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.

Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus