“Sampah Dapat Menjadi Mesin Pembunuh Yang Merenggut Nyawa 157 Jiwa”.
Sahabat Edunitas yang tetap bersemangat hidup bahagia, kalau melihat judulnya kayak percaya gak percaya ya? Emang apakah benar sampah bisa membunuh manusia kenyataannya demikian sobat.
Baca Juga: Cara Menghindari Karier Stuck
Pernahkah Sahabat mendengar peristiwa tragedi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Leuwigajah yang berada di Kota Cimahi? Pada peristiwa itu, 157 manusia dari 2 pemukiman terkubur oleh sampah. Hal itu terjadi akibat meledaknya tumpukan sampah di TPA tersebut pada dini hari pukul 02.00 yang mengakibatkan terjadi longsor dan langsung menyapu dua pemukiman, yakni Kampung Cilimus dan Kampung Pojok.
Kedua pemukiman tersebut yang jaraknya sekitar 1 km dari TPA Leuwigajah itu langsung luluh lantak tertimbun sampah. Akibatnya, 157 korban jiwa. Gunungan sampah sepanjang 200 meter dan setinggi 60 meter itu diduga goyah karena diguyur hujan deras semalam suntuk.
Ledakan keras tiba-tiba terdengar menyertai longsor sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah Kota Cimahi sekitar pukul 02.00 WIB, Senin 21 Februari 2005 silam saat masyarakat sedang tertidur lelap. Peristiwa yang memakan korban 157 jiwa dalam 2 pemukiman tersebut dicanangkan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).Hingga kini, setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dengan harapan masyarakat sadar akan pentingnya mengelola sampah dengan benar sehingga tragedi TPA Leuwigajah tidak terulang Kembali.
Baca Juga: Hanya Tersisa 3 Jam dari 24 Jam dalam Sehari
Sampah secara umum dibagi dalam 3 kelompok, yaitu
Dari ketiga jenis sampah tersebut, sampah Organik lah yang mudah membusuk yang dalam proses pembusukannya menghasilkan yang namanya Gas Methan (CH4) yang sifatnya mudah meledak. Apabila sampah organik dalam jumlah besar dan bercampur dengan sampah plastik maka gas metan yang dihasilkan sampah organik akan terjebak dalam tumpukan plastik, bisa dibayangkan jika tumpukan sampah tersebut setinggi bukit dan di dalamnya tersimpan gas methan yg tidak bisa keluar, maka jika ada gesekan yg menimbulkan panas akan mudah memicu ledakan.
Sudah saatnya kita turut bertanggung jawab terhadap sampah yang kita hasilkan setiap hari. Pemerintah pusat maupun daerah mulai membuat program pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program ini dapat digunakan sebagai metode alternatif dalam mengatasi masalah sampah. Namun, peran masyarakat dalam menangani masalah persampahan sangat dibutuhkan. Masyarakat harus bisa diajak kerja sama dan kompromi untuk sama-sama berkomitmen dalam hal ini.
Pemerintah harus serius dan konsisten mengawal program ini di lingkungan masyarakat. Diperlukan ahli-ahli Lingkungan dalam membantu menangani permasalahan ini, baik itu ahli pengelolaan maupun ahli pemberdayaan.
Baca Juga: Kuliah Jurusan Teknik Lingkungan bisa disini
Jika tak ingin peristiwa itu terulang, masyarakat harus bisa mengubah pola perilakunya terhadap sampah. Jika dahulu dikumpulkan lalu dibuang, sudah saatnya sekarang harus bisa mengumpulkan, memisahkan, dan memanfaatkan sampah sehingga bisa menekan sampah yang terbuang ke TPA.Sampah dikelola sejak dari sumbernya. Jika tidak, bukan mustahil peristiwa 17 tahun yang lalu kembali terjadi.
KITA JAGA ALAM – ALAM JAGA KITA
Baca artikel menarik lainnya di sini.
Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus