Hey guys, I hope you are healthy and excited to go through the day because there is bad news about health that threatens us (again). Yes, still about covid!
When you are quite relieved and can no longer use masks outside, but Siti Nadia Farmizi again will be a figure who is always present in our ears ._.
Yaah, padahal kita udah agak tenang keluar-keluar dan berinteraksi dengan orang-orang tanpa deg-degan. Kantor-kantor pemerintahan bahkan sudah 100% WFO, kampus-kampus sudah merencanakan kuliah offline di semester depan, eehh si Cocov beraksi lagi. Apa karena kita yang terlalu santai dan hampir melupakan bahwa Covid-19 masih ada?
Varian baru Covid-19, yaitu BA.4 dan BA.5 sudah masuk ke Indonesia. Bukan hanya masuk, tapi dalam 7 hari sejak kasus pertama varian baru ini muncul, perkembangannya keseluruhan kasus Covid-19 sudah 92%. Sepekan sebelumnya, jumlah kasus sebanyak 262 kasus dan pekan ini sudah mencapai 504 kasus dengan jumlah pasien yang sembuh sebanyak 347 orang dan 3 orang dilaporkan meninggal dunia.
Secara global, varian BA.4 sudah menginfeksi lebih dari enam ribu orang di 58 negara, sedangkan varian BA.5 sudah menginfeksi sebanyak 8.687 orang dari 63 negara. Dikabarkan pula bahwa dua varian ini kecepatan menyebarnya melebihi varian omicron.
Jika belajar dari kasus sebelumnya, puncak kasus akan terjadi sebulan setelah kasus pertama ditemukan, which is jika varian ini ditemukan di akhir Mei kemarin berarti puncaknya ada di sekitar akhir Juni sampai Juli. Dduh, mana Juli kita Idul Adha :(
14 Juni kemarin aja, Indonesia sudah mencatat kenaikan kasus tertinggi sejak April 2022, yaitu sebanyak 930 kasus di seluruh tanah air. Dikonfirmasi oleh Siti Nadia Tarmidzi, Jubir Vaksinasi Kemenkes bahwa provinsi penyumbang kasus tertinggi ada enam, yaitu DKI Jakarta, Kawa Tengah, Lampung, Bali, Kalimantan Utara, dan Maluku. Sedangkan, di luar enam provinsi itu belum melaporkan adanya peningkatan kasus.
Justru, yang kena varian baru ini rata-rata sudah divaksin booster, makanya kebanyakan pasien varian baru ini nggak bergejala. Meskipun demikian, masih ada juga pasien yang merasakan gejala, seperti sakit tenggorokan, mual, sesak nafas, lemah, lesu, dll.
Kalau ngikutin standard WHO, ppkm level 1 masih berlaku jika jumlah kasus aktif di bawah 20 kasus/100 penduduk per minggu. Jadi, sejauh ini Indonesia masih PPKM level 1.
Sejauh ini pemerintah masih gencar menyarankan vaksin booster agar kekebalan tubuh kita terjaga. Selain itu, sosialisasi mengenai menjaga kesehatan dan membooster dengan berbagai vitamin. Ohya satu lagi, secara sekarang banyak banget event yang mengakibatkan kerumunan, seperti konser, Indonesia Masters, Indonesia Open, formula E, dan lain-lain jadi bijaklah untuk ikut di kerumunan dan selalu pakai masker!
Baca artikel menarik lainnya di sini.Temukan Artikel yang Sesuai dengan Minat Anda. Pilih topik yang menarik perhatian Anda, dan mulailah perjalanan menuju pengetahuan yang lebih luas!
Benar, kampus yang bekerja sama dengan kami menawarkan opsi pembayaran cicilan tanpa bunga. Anda dapat menyesuaikan pembayaran sesuai kemampuan, tanpa memberatkan.
Ya, program kuliah yang ada di edunitas bersifat fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti kelas di luar jam kerja, seperti di malam hari, weekend, atau waktu shift.
Biaya pendaftaran bervariasi tergantung kampus dan program studi yang dipilih. Biaya pendaftaran di edunitas mulai dari 100.000. Selain itu Anda bisa mendapatkan gratis biaya pendaftaran dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
Biaya kuliah per semester bergantung pada program studi dan kampus yang dipilih. Biaya kuliah mulai dari 400.000, kami menyediakan rincian biaya pada setiap halaman program studi. Selain itu kami menawarkan program beasiswa yang dapat membantu meringankan biaya studi.
Edunitas menawarkan Program Perkuliahan Reguler (P2R), Program Perkuliahan Karyawan (P2K), Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Shift. Silakan cek disini untuk menyesuaikan kebutuhan program kuliah Anda
Edunitas bekerja sama dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Aceh dan berbagai kota besar lainnya. Kami menyediakan fitur pencarian lokasi kampus untuk memudahkan calon mahasiswa menemukan kampus di area yang diinginkan.
Edunitas menawarkan berbagai pilihan jenjang pendidikan yang mencakup Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3), dengan 300+ program studi terbaik. Anda bisa cek melalui fitur pencarian kampus