Yayasan Pendidikan MH. Thamrin yang didirikan di Jakarta oleh Dr. H. Abdul Radjak, DSOG (Radjak Group),rnberdasarkan akte notaris No : 115 tanggal 24 Agustus 1987, Notaris : Joenoes E.Moegiman, SH, dan beralamat di Jl. Raya Podok Gede No. 23-25 Kramatjati JakartarnTimur dan menempati gedung milik sendiri. _n_ Pendirian Yayasan didorong oleh suatu cita-cita dan tekad, ikut berperan aktif dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa, seperti yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. _n_ Pada awal pendiriannya pendidikan yang yang dikelola adalah pendidikan setingkat kursus, dengan membuka kursus Penolong Orang Sakit (POS), ini berlangsung dari tahun 1982-1983, selanjutnya dikembangkan ke sekolah formal setingkat diploma yang bernaung dibawah Departemen Kesehatan, antara lain : Akademi Keperawatan, Akademi Gizi, Akademi Analis Kesehatan, Akademi Analis dan Farmasi, Akademi Manajemen Pelayanan Rumah Sakit, Akademi Kebidanan. Mulai tahun 2000, seluruh Akademi yang berada dibawah Departemen Kesehatan dilebur menjadi satu ke dalam sekolah tinggi, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) MH. Thamrin, dengan Surat Keputusan Mediknas No. :rn60/D/O/2005, dan bernaung dibawah Depatartemen Pendidikan, sesuai dengan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Republik Indinesia. _n_ Disamping STIKES Yayasan Pendidikan MH. Thamrin juga mengelola Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) MH. Thamrin, yang didirikan pada tahun 1996 SuratrnKeputusan Mediknas No. : 06/D/O/1996. dan Sekolah Tinggi Manajemen danrnInformatika (STMIK) MH. Thamrin, Surat Keputusan Mediknas No. : 106/D/O/2000. STMIK merupakan pengembangan/perubahan darirnAkademi Manajemen dan Informatika (AMIK) MH. Thamrin serta Akademi manajemen. MH. Thamrin. Ke depan seluruh sekolah tinggi ada akan digabung menjadi satu ke dalam satu Universitas. _n_ Yayasan Pendidikan MH. Thamrin akan senantiasa akan berperan aktif dalamrnpengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, mempunyai wawasan luas, bertanggungjawab serta mempunyai kredibilitas yang tinggi sesuai bidang ilmu yang dipelajarinya dan mampu menjawab tantangan diera globalisasi dengan menyediakan tenaga yang berkualitas.